Kamis, 8 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

IHSG Diproyeksikan Naik, Tekanan Koreksi Masih Mengintai

Indeks saham diprediksi menguat hari ini dengan rentang pergerakan antara 6.091 hingga 6.376, didukung ekspektasi rebound setelah koreksi minor.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Kamis, 8 Oktober 2026, 09.11 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 4x dibuka
IHSG Diproyeksikan Naik, Tekanan Koreksi Masih Mengintai📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan menguat pada perdagangan Kamis (8/10), meski masih menghadapi tekanan koreksi jangka pendek. Analis dari MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, menyebut posisi indeks saat ini berada pada fase wave c dari wave (y) dalam pola teknikal, dengan potensi penguatan menuju area gap 6.227 hingga 6.231. Sementara, level koreksi terdekat diperkirakan berada di kisaran 6.118 hingga 6.141. Dalam skenario lain, jika terjadi pergerakan berdasarkan label merah, indeks berpotensi mengeksplorasi area 6.342 hingga 6.430, yang merupakan zona pertemuan MA20 dan MA60.

Herditya memproyeksikan IHSG bergerak dalam rentang support 6.091 hingga 5.973, dan resistance 6.297 hingga 6.376. Ia menyarankan emiten-emiten tertentu sebagai pilihan, termasuk BIPI, DEWA, HRTA, dan TLKM, berdasarkan analisis teknikal mendukung. Prediksi ini menekankan pentingnya memantau level-support kunci untuk menentukan arah pergerakan selanjutnya.

Di sisi lain, Analis Binaartha Sekuritas, Ivan Rosanova, menilai indeks berpotensi rebound setelah mengalami koreksi ringan pada hari sebelumnya. Ia menekankan bahwa momentum penguatan tetap terbuka selama IHSG mampu bertahan di atas support Fibonacci 6.094. Jika level tersebut terus dipertahankan, IHSG berpeluang menembus target 6.261. Namun, jika menembus di bawah 6.019, risiko penurunan lebih dalam menuju 5.850 muncul.

Ivan memperkirakan rentang support di 6.094, 6.019, 5.850, dan 5.607, sementara resistance diperkirakan di 6.261, 6.423, dan 6.552. Ia juga merekomendasikan saham-saham seperti BBCA, BBNI, dan DEWA sebagai pilihan investasi berdasarkan prospek teknikal yang menjanjikan.

Pada penutupan perdagangan Rabu (7/10), IHSG berada di level 6.146, turun 46,20 poin atau 0,75 persen dari posisi sebelumnya. Volume transaksi mencapai Rp36,20 triliun dengan 48,41 miliar saham diperdagangkan. Dari total saham yang diperjualbelikan, 258 menguat, 378 melemah, dan 157 stagnan.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya