Kamis, 8 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Dana Haji Tetap Stabil, BPKH Tegaskan Tidak Akan Habis 2027

Posisi dana kelolaan BPKH mencapai Rp183,44 triliun per Agustus 2026, menunjukkan kekuatan finansial yang mampu menopang haji 2027 tanpa risiko kehabisan.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Kamis, 8 Oktober 2026, 09.17 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 3x dibuka
Dana Haji Tetap Stabil, BPKH Tegaskan Tidak Akan Habis 2027📷 CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Badan Pelaksana Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) secara tegas membantah isu bahwa dana haji akan habis pada tahun 2027. Ketua BPKH Fadlul Imansyah menegaskan bahwa kondisi keuangan institusi tersebut tetap kuat dan mampu mendukung pelaksanaan ibadah haji pada tahun depan. Ia menekankan bahwa data terkini menunjukkan tidak ada dasar logis untuk menyimpulkan adanya kehabisan dana haji dalam waktu dekat.

Hingga Agustus 2026, total dana kelolaan BPKH telah mencapai Rp183,44 triliun, meningkat signifikan dari posisi Rp112,35 triliun pada 2018. Peningkatan ini mencerminkan efektivitas pengelolaan keuangan yang dilakukan secara berkelanjutan. Dana tersebut tidak hanya disimpan, melainkan dikelola melalui berbagai instrumen investasi syariah yang menghasilkan manfaat nyata bagi pembiayaan haji.

Dari pengelolaan tersebut, BPKH mencatat yield sebesar 6,60% dengan nilai manfaat mencapai Rp8,05 triliun per Agustus 2026. Angka ini menjadi bukti bahwa dana haji terus berkontribusi secara finansial melalui pengelolaan yang akuntabel dan berbasis prinsip syariah. Fadlul menegaskan bahwa hasil investasi ini menjadi penopang utama ketersediaan dana untuk keberangkatan jemaah.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak panik terhadap isu yang beredar, karena penyelenggaraan haji merupakan proses yang melibatkan perencanaan strategis, alokasi anggaran, dan keputusan resmi dari pemerintah. Masyarakat yang telah memiliki jatah keberangkatan pada 2027 tetap dapat tenang, karena kondisi keuangan BPKH hingga pertengahan 2026 menunjukkan kesiapan finansial yang memadai.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya