Kamis, 8 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

BEI Hentikan Sementara Perdagangan Saham POLA dan CSMI

Bursa Efek Indonesia menghentikan sementara perdagangan saham POLA dan CSMI untuk menstabilkan pasar dan melindungi investor dari volatilitas tinggi.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Kamis, 8 Oktober 2026, 09.17 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 3x dibuka
BEI Hentikan Sementara Perdagangan Saham POLA dan CSMI📷 CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi menangguhkan perdagangan saham PT Pool Advista Finance Tbk. (POLA) dan PT Cipta Selera Murni Tbk. (CSMI) mulai sesi I perdagangan hari ini, Kamis, 7 Oktober 2026. Keputusan ini diambil sebagai langkah perlindungan terhadap investor, menyusul lonjakan harga yang signifikan dalam periode singkat. Suspensi diberlakukan berdasarkan Pengumuman Nomor Peng-SPT-00205/BEI.WAS/10-2026.Suspensi, yang menegaskan bahwa tindakan tersebut merupakan bagian dari upaya pendinginan pasar (cooling down).

Sebelum suspensi, saham POLA mencatat kenaikan tajam sebesar 34,15% pada perdagangan sebelumnya, menembus level Rp110 per saham. Dalam satu bulan terakhir, kenaikan harga saham emiten ini mencapai 111,54%, sementara dari awal tahun hingga saat ini telah melonjak 100%. Sementara itu, saham CSMI juga mengalami kenaikan 25% dalam satu hari, mencapai Rp515 per saham, dengan kenaikan bulanan mencapai 181,42% dan year to date sebesar 145,2%.

BEI menegaskan bahwa suspensi dilakukan demi memberikan ruang bagi pelaku pasar untuk mengevaluasi secara objektif dan matang sebelum mengambil keputusan investasi. Langkah ini diambil sebagai respons terhadap fluktuasi harga yang tidak seimbang dengan fundamental perusahaan, guna mencegah terjadinya ketidakstabilan sistemik di pasar modal. Dalam pengumumannya, BEI menekankan pentingnya keterbukaan informasi dari emiten kepada publik sebagai bagian dari transparansi pasar.

Dengan penangguhan perdagangan ini, BEI mengharapkan emiten terkait segera menyampaikan informasi yang relevan dan akurat kepada publik. Seluruh pihak yang berkepentingan diminta untuk tetap mengikuti perkembangan melalui saluran resmi perusahaan dan bursa. Tujuan utama dari tindakan ini adalah menjaga integritas pasar dan memastikan bahwa keputusan investasi didasarkan pada data yang valid, bukan pada euforia spekulatif semata.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya