Selasa, 22 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

IHSG Melemah 0,88% ke Level 6.384 di Akhir Pekan

Indeks Harga Saham Gabungan turun 56,43 poin atau 0,88% menjadi 6.384 pada penutupan perdagangan Senin, dipengaruhi koreksi di sejumlah sektor utama.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Senin, 21 September 2026, 17.32 WITA·👁 2 orang membaca· 0 hari ini · 4x dibuka
IHSG Melemah 0,88% ke Level 6.384 di Akhir Pekan📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan Senin (21/9) di posisi 6.384, melemah 56,43 poin atau 0,88% dibandingkan penutupan sebelumnya. Gerakan negatif ini terjadi meskipun volume perdagangan mencapai 26,90 miliar saham dengan nilai transaksi mencapai Rp11,84 triliun. Kondisi ini menunjukkan tekanan jual yang cukup signifikan di tengah sentimen pasar global yang bervariasi.

Dari 11 sektor utama, delapan mengalami penurunan, dengan sektor infrastruktur menjadi yang paling terdampak dengan pelemahan 1,31%. Sementara tiga sektor lainnya berhasil menguat, di antaranya transportasi yang naik 0,74%. Dari sisi saham individual, sebanyak 280 saham menguat, 354 terkoreksi, dan 156 stagnan, menggambarkan dominasi tekanan jual dalam pasar.

Di level regional, pasar saham Asia menunjukkan kecenderungan campuran. Bursa Hong Kong (Hang Seng Composite) dan Shanghai (Shanghai Composite) masing-masing melonjak 1,18% dan 0,97%, sementara Nikkei 225 di Jepang menguat 1,38%. Singapura (Straits Times) juga merangkak naik 0,27%. Di Eropa, pasar kompak menguat dengan DAX Jerman naik 0,98% dan FTSE 100 Inggris melonjak 0,73%.

Di kawasan Amerika, pasar saham juga bergerak positif. S&P 500 menguat 0,17%, NASDAQ Composite naik 0,39%, sedangkan Dow Jones melemah tipis 0,18%. Pergerakan ini menunjukkan kinerja bursa global yang lebih stabil dibandingkan pasar domestik, yang tetap terbebani oleh faktor internal dan sentimen investor.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya