IHSG Melemah 0,88% ke Level 6.384 di Akhir Pekan
Indeks Harga Saham Gabungan turun 56,43 poin atau 0,88% menjadi 6.384 pada penutupan perdagangan Senin, dipengaruhi koreksi di sejumlah sektor utama.
Redaksi iNarasikita·Senin, 21 September 2026, 17.32 WITA·👁 2 orang membaca· 0 hari ini · 4x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan Senin (21/9) di posisi 6.384, melemah 56,43 poin atau 0,88% dibandingkan penutupan sebelumnya. Gerakan negatif ini terjadi meskipun volume perdagangan mencapai 26,90 miliar saham dengan nilai transaksi mencapai Rp11,84 triliun. Kondisi ini menunjukkan tekanan jual yang cukup signifikan di tengah sentimen pasar global yang bervariasi.
Dari 11 sektor utama, delapan mengalami penurunan, dengan sektor infrastruktur menjadi yang paling terdampak dengan pelemahan 1,31%. Sementara tiga sektor lainnya berhasil menguat, di antaranya transportasi yang naik 0,74%. Dari sisi saham individual, sebanyak 280 saham menguat, 354 terkoreksi, dan 156 stagnan, menggambarkan dominasi tekanan jual dalam pasar.
Di level regional, pasar saham Asia menunjukkan kecenderungan campuran. Bursa Hong Kong (Hang Seng Composite) dan Shanghai (Shanghai Composite) masing-masing melonjak 1,18% dan 0,97%, sementara Nikkei 225 di Jepang menguat 1,38%. Singapura (Straits Times) juga merangkak naik 0,27%. Di Eropa, pasar kompak menguat dengan DAX Jerman naik 0,98% dan FTSE 100 Inggris melonjak 0,73%.
Di kawasan Amerika, pasar saham juga bergerak positif. S&P 500 menguat 0,17%, NASDAQ Composite naik 0,39%, sedangkan Dow Jones melemah tipis 0,18%. Pergerakan ini menunjukkan kinerja bursa global yang lebih stabil dibandingkan pasar domestik, yang tetap terbebani oleh faktor internal dan sentimen investor.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Kemenkeu Tunda Pembayaran Cicilan Rp37 Triliun ke Kopdes Merah Putih
Pembayaran cicilan pinjaman Kopdes Merah Putih senilai Rp37 triliun ditunda karena belum menerima tagihan resmi dari Himbara dan kelengkapan administrasi belum selesai.
21 September 2026

Saham BYAN Melemah Meski RKAB Anak Usaha Disetujui
Saham BYAN turun 5,06% ke level Rp13.125 meski tiga anak usahanya resmi mendapat revisi RKAB 2026 dari Kementerian ESDM dengan tambahan kuota produksi 15–20 juta ton.
21 September 2026

BEI Turunkan Harga Saham Minimum Jadi Rp1 Mulai 28 September
Bursa Efek Indonesia resmi menurunkan batas harga terendah saham dari Rp50 menjadi Rp1, berlaku mulai 28 September 2026, untuk meningkatkan likuiditas dan efisiensi pasar.
21 September 2026

Romy Bareno Resmi Jadi Komisaris Independen InJourney Airports
PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) resmi menunjuk Romy Bareno, putra jurnalis Karni Ilyas, sebagai komisaris independen sejak 16 September 2026.
21 September 2026
Berita Lainnya

Harga Beras Diproyeksikan Turun Pekan Ini
Senin, 21 September 2026, 23.18 WITA

Pemerintah Siapkan E50-B50 untuk Hemat Devisa Rp500 Triliun Tahunan
Senin, 21 September 2026, 23.17 WITA

Prabowo Dorong Bensin dari Batu Bara untuk Kemandirian Energi
Senin, 21 September 2026, 23.17 WITA

BYOND by BSI Perkenalkan Fitur Infaq Otomatis Terjadwal
Senin, 21 September 2026, 23.16 WITA

Dokumenter 'Skenario Sang Jenderal' Ungkap Rekayasa Pembunuhan Brigadir J
Senin, 21 September 2026, 23.12 WITA

Prancis vs Spanyol: Duel Taktik dan Kualitas di Semifinal Dunia 2026
Senin, 21 September 2026, 23.11 WITA

Argentina Melaju ke Final Piala Dunia Usai Tundukkan Inggris
Senin, 21 September 2026, 23.11 WITA

Tuchel Pertahankan Keputusan Pemain Meski Inggris Gagal ke Final
Senin, 21 September 2026, 23.11 WITA

