Jejak Kaki T-rex Dewasa Pertama Ditemukan di North Dakota
Temuan jejak kaki T-rex dewasa pertama di dunia, berusia 66,5 juta tahun, mengungkapkan kecepatan dan pola pergerakan dinosaurus raksasa tersebut.
Redaksi iNarasikita·Senin, 21 September 2026, 21.06 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Sebuah temuan langka dalam dunia paleontologi berhasil mengungkapkan jejak kaki T-rex dewasa pertama yang diketahui, ditemukan di wilayah North Dakota, Amerika Serikat. Jejak tersebut terdiri dari empat bekas tapak, dua di sisi kiri dan dua di sisi kanan, membentuk jalur sepanjang sekitar tujuh meter. Lokasi penemuan berada di kawasan fosil Hell Creek Formation, daerah yang telah lama menjadi sumber penting bukti kehidupan dinosaurus pada akhir periode Kapur.
Penelitian yang dilakukan oleh tim dari Denver Museum of Nature and Science dan Liverpool John Moores University ini telah dipublikasikan dalam jurnal ilmiah Journal of Vertebrate Paleontology. Berdasarkan analisis, jejak kaki diperkirakan berasal dari 66,5 juta tahun lalu, menjadikannya salah satu bukti paling langsung tentang aktivitas T-rex saat akhir zaman dinosaurus. Ukuran tapak mencapai sekitar 0,91 meter, dengan panjang langkah sekitar 3,9 meter, yang menunjukkan bahwa hewan tersebut berjalan dengan kecepatan antara 5,6 hingga 7,2 kilometer per jam—setara dengan manusia yang berjalan cepat.
Tim peneliti menggunakan teknologi pemindaian permukaan 3D beresolusi tinggi untuk merekam dan membuat replika fisik dari jejak kaki. Metode ini memungkinkan studi mendalam tanpa merusak situs asli. Menurut Tyler Lyson, kurator senior paleontologi vertebrata di Denver Museum, jejak kaki memberikan wawasan tak tergantikan tentang perilaku dan mobilitas T-rex, yang tidak bisa diperoleh hanya dari tulang fosil. “Jejak kaki menangkap momen hidup yang nyata—pergerakan, ritme, bahkan keadaan lingkungan saat itu,” ujarnya.
Tiga dari empat jejak kaki yang ditemukan akan dipindahkan ke Denver Museum pada akhir tahun ini menggunakan helikopter untuk keperluan penyimpanan dan penelitian lebih lanjut. Penemuan ini awalnya dilakukan secara tak sengaja oleh Kent Hups, seorang guru sekolah dari Colorado, yang menemukannya saat berada di lapangan. Ia mengungkapkan kekagumannya atas temuan yang lahir dari kebiasaan mengamati alam secara teliti. “Sains dimulai dari rasa ingin tahu—dan hari ini, saya menyadari betapa pentingnya pengamatan cermat dalam menemukan sesuatu yang luar biasa,” katanya.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Indonesia Masuk Lima Besar Asia untuk Kunjungan Wisatawan 2025
Indonesia menempati posisi kelima sebagai negara di Asia dengan jumlah kunjungan wisatawan asing tertinggi pada 2025, mencatat 15,39 juta kunjungan berdasarkan data BPS.
21 September 2026

Anak Sulung Taipan Vietnam Pimpin VinFast Secara Penuh
Pham Nhat Quan Anh resmi menjabat CEO VinFast, menggantikan peran sebelumnya sebagai chairman, dalam langkah transformasi bisnis yang menekankan fokus pada inovasi dan efisiensi.
21 September 2026

Hyundai Peringatkan AS Soal Ancaman Mobil China Tanpa Tarif
CEO Hyundai memperingatkan Amerika Serikat bisa menghadapi banjir mobil China jika tidak mempertahankan kebijakan proteksi pasar, seiring lonjakan pangsa pasar di Eropa dan Inggris.
21 September 2026

Ubur-Ubur Raksasa Muncul di Perairan Wales, Panjangnya Setara Bus
Seorang penyelam muda menangkap rekaman ubur-ubur surai singa raksasa di dekat Pantai Trefin, dengan tentakel mencapai 15 meter, mengejutkan warganet dan pakar biologi kelautan.
21 September 2026
Berita Lainnya

Harga Beras Diproyeksikan Turun Pekan Ini
Senin, 21 September 2026, 23.18 WITA

Kemenkeu Tunda Pembayaran Cicilan Rp37 Triliun ke Kopdes Merah Putih
Senin, 21 September 2026, 23.18 WITA

Saham BYAN Melemah Meski RKAB Anak Usaha Disetujui
Senin, 21 September 2026, 23.17 WITA

BEI Turunkan Harga Saham Minimum Jadi Rp1 Mulai 28 September
Senin, 21 September 2026, 23.17 WITA

Romy Bareno Resmi Jadi Komisaris Independen InJourney Airports
Senin, 21 September 2026, 23.17 WITA

Pemerintah Siapkan E50-B50 untuk Hemat Devisa Rp500 Triliun Tahunan
Senin, 21 September 2026, 23.17 WITA

Prabowo Dorong Bensin dari Batu Bara untuk Kemandirian Energi
Senin, 21 September 2026, 23.17 WITA

BYOND by BSI Perkenalkan Fitur Infaq Otomatis Terjadwal
Senin, 21 September 2026, 23.16 WITA

