Selasa, 22 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

KPK Amankan Bupati Bolmut dalam Operasi Tangkap Tangan Proyek Jalan

KPK menangkap Bupati Bolaang Mongondow Utara beserta 13 orang lainnya terkait dugaan korupsi proyek infrastruktur jalan di Dinas PUPR setempat.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Senin, 21 September 2026, 23.03 WITA·👁 2 orang membaca· 1 hari ini · 5x dibuka
KPK Amankan Bupati Bolmut dalam Operasi Tangkap Tangan Proyek Jalan📷 Sindonews

Kendari, ıNarasikita - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penangkapan terhadap Bupati Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin Lasena, dalam operasi senyap yang menyasar dugaan praktik korupsi terkait pembangunan jalan di wilayah kabupaten tersebut. Penangkapan dilakukan secara bersamaan di tiga wilayah, yakni lima orang di Jakarta, delapan di Sulawesi Utara, serta satu orang di Gorontalo, menunjukkan cakupan operasi yang melibatkan berbagai pihak terkait proyek infrastruktur.

Dalam operasi ini, KPK mengamankan sejumlah pihak, termasuk pejabat daerah, aparatur sipil negara (ASN), hingga pihak swasta yang diduga terlibat dalam aliran dana tidak sah. KPK menduga terdapat penerimaan yang dilakukan oleh penyelenggara negara di lingkungan Pemkab Bolmut, khususnya terkait pengelolaan proyek di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR). Perkara ini diduga melibatkan manipulasi proses pengadaan dan penyaluran anggaran yang tidak sesuai mekanisme.

Salah satu fokus penyelidikan adalah proyek pembangunan jalan yang diketahui menjadi bagian dari prioritas pembangunan infrastruktur di wilayah tersebut. KPK menilai adanya indikasi kerugian keuangan negara akibat praktik korupsi yang diduga telah terjadi secara sistematis. Selain penangkapan, pihak KPK juga mengamankan uang tunai dalam jumlah ratusan juta rupiah sebagai barang bukti dalam kasus ini.

KPK menegaskan bahwa tindakan ini merupakan bagian dari upaya pemberantasan korupsi secara menyeluruh, terutama pada sektor infrastruktur yang rentan terhadap penyimpangan. Penangkapan dilakukan secara tegas dan tanpa kompromi, demi menegakkan keadilan dan memastikan transparansi dalam pengelolaan anggaran publik.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya