Jumat, 11 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

IHSG Melemah di Pagi Hari, 535 Saham Terkoreksi

Indeks Harga Saham Gabungan turun 1,43% pada pembukaan sesi II, disertai tekanan jual asing dan dominasi investor lokal dalam transaksi.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Jumat, 11 September 2026, 15.29 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 5x dibuka
IHSG Melemah di Pagi Hari, 535 Saham Terkoreksi📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali perdagangan sesi kedua pada Jumat (11/9) dengan penurunan signifikan, mencapai level 6.495 pada pukul 14.00 WIB. Penurunan ini setara dengan pelemahan 94,28 poin atau 1,43% dari posisi sebelumnya. Rentang pergerakan indeks berada di kisaran 6.462 hingga 6.552 selama sesi tersebut, menunjukkan volatilitas yang cukup tinggi di awal perdagangan siang.

Dari total saham yang diperdagangkan, sebanyak 535 mengalami penurunan harga, sementara hanya 128 saham yang mampu menguat dan 122 lainnya bergerak datar. Kapitalisasi pasar pasar mencatat angka Rp11,39 triliun, mencerminkan kinerja pasar yang masih dalam tekanan. Volume perdagangan mencapai 20,44 miliar saham dengan nilai transaksi senilai Rp8,69 triliun dalam periode tersebut.

Pemantauan aktivitas investor menunjukkan bahwa investor asing melakukan penjualan bersih sebesar Rp1,95 triliun selama sesi II. Dari total transaksi, jual bersih di pasar reguler tercatat Rp747,51 miliar, sedangkan di pasar negosiasi dan tunai mencapai Rp1,20 triliun. Di sisi lain, investor domestik mendominasi aktivitas pasar dengan kontribusi 76,39% terhadap volume perdagangan, atau sekitar 39,04 miliar saham.

Dalam hal nilai transaksi, investor domestik menyumbang 70,44% dari total Rp21,6 triliun, mencatat pembelian sebesar Rp16,2 triliun. Sementara investor asing menyumbang 29,56% dengan total pembelian Rp5,4 triliun. Frekuensi perdagangan mencapai 1,27 juta kali, dengan dominasi aktivitas dari investor lokal yang mencatat 85,64% dari total frekuensi transaksi.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya