IHSG Melemah di Tengah Ketegangan Global dan Kekhawatiran Inflasi
Indeks saham utama Indonesia turun tipis pada akhir sesi perdagangan akibat tekanan dari ketegangan geopolitik Timur Tengah dan ekspektasi inflasi global.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 13 Oktober 2026, 17.53 WITA·👁 2 orang membaca· 0 hari ini · 25x dibuka
📷 ANTARAKendari, ıNarasikita - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan hari ini dengan penurunan sebesar 10,17 poin, atau 0,17 persen, berada di level 5.925,98. Penurunan ini terjadi di tengah dominasi sentimen negatif dari perkembangan konflik di kawasan Timur Tengah yang terus memicu kekhawatiran pasar terhadap stabilitas harga komoditas dan kebijakan moneter global. Pelaku pasar juga menunjukkan kehati-hatian menyusul kenaikan harga minyak mentah Brent yang masih berada di atas 105 dolar AS per barel, sejalan dengan meningkatnya ketegangan geopolitik.
Pasar kini menantikan rilis data Consumer Price Index (CPI) Amerika Serikat bulan September 2026, yang diharapkan memberikan petunjuk lebih jelas mengenai arah kebijakan suku bunga The Federal Reserve. Di sisi lain, laporan terbaru dari Dana Moneter Internasional (IMF) menaikkan proyeksi pertumbuhan ekonomi global untuk 2026 menjadi 3,1 persen, naik 0,1 poin dari proyeksi sebelumnya. Namun, kepala ekonom IMF menekankan bahwa konflik berkepanjangan di Timur Tengah berpotensi memperburuk inflasi dan menghambat pertumbuhan ekonomi global.
Di pasar domestik, sektor teknologi menjadi yang paling terdampak dengan penurunan 0,95 persen, didorong oleh aksi jual besar-besaran terhadap saham-saham semikonduktor. Kekhawatiran terhadap valuasi kecerdasan buatan (AI) dan persaingan dari pasar China menjadi pemicu utama. Sementara itu, sektor properti memimpin penguatan dengan kenaikan 1,83 persen, disusul energi dan kesehatan yang masing-masing naik 0,40 persen dan 0,28 persen.
Perdagangan saham mencatat volume 33,11 miliar lembar saham senilai Rp10,57 triliun dalam 1,45 juta transaksi. Dari total saham yang diperdagangkan, 351 menguat, 308 melemah, dan 304 stagnan. Di sisi regional, bursa Asia menunjukkan pergerakan bervariasi: Nikkei turun 1,68 persen, Kospi merosot 5,46 persen, sementara Shanghai dan Hang Seng menguat tipis.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Target PNBP ESDM 2026 Naik Jadi Rp165 Triliun
Pemerintah menaikkan target setoran PNBP sektor energi dan mineral tahun 2026 menjadi Rp165 triliun, didorong capaian positif hingga September yang sudah mencapai 93,78% dari target sebelumnya.
25 Oktober 2026

Rupiah Terus Melemah di Atas Rp18.000/US$
Rupiah mengalami tekanan berkelanjutan dengan nilai tukar menembus level Rp18.040 per dolar AS, dipicu penguatan greenback dan penurunan persepsi investasi global.
25 Oktober 2026

BRILink Agen Fillio Dorong Inklusi Keuangan di Dumai
Layanan keuangan melalui BRILink Agen Fillio di Dumai berhasil meningkatkan akses transaksi keuangan bagi masyarakat, terutama UMKM dan lansia, sekaligus mendukung perputaran ekonomi lokal.
25 Oktober 2026

Obama: Pemilu Sela adalah Batas Terakhir Menghentikan Kebodohan Politik
Mantan Presiden AS Barack Obama menyerukan dukungan terhadap Demokrat dalam pemilu sela, menilai pemerintahan Trump telah membawa kekacauan dan kebijakan yang merusak stabilitas ekonomi dan keamanan nasional.
25 Oktober 2026
Berita Lainnya

Pembantaian Massal Warga Tionghoa di Batavia 1740
Minggu, 25 Oktober 2026, 21.30 WITA

Kim Jong Un Kunjungi China Lewat Jembatan Baru Yalu
Minggu, 25 Oktober 2026, 21.29 WITA

Pencabutan Izin Tambang Emas di Papua Tengah Ditetapkan
Minggu, 25 Oktober 2026, 21.28 WITA

BMKG Lakukan Modifikasi Cuaca di Jakarta untuk Kurangi Polusi
Minggu, 25 Oktober 2026, 21.28 WITA

Pengawal Energi Buka Pendaftaran untuk Lulusan Muda
Minggu, 25 Oktober 2026, 21.26 WITA

Jasa Marga Jalankan Preservasi Berkala Jalan Tol
Minggu, 25 Oktober 2026, 21.25 WITA

Prabowo Bahas Pendidikan Kepemimpinan di Hambalang
Minggu, 25 Oktober 2026, 21.25 WITA

Pemerintah Siapkan Rp883 Miliar untuk Diskon Transportasi Nataru
Minggu, 25 Oktober 2026, 21.21 WITA

