IHSG Naik 0,95% ke Level 5.439 di Akhir Pekan
Indeks Harga Saham Gabungan berakhir menguat 51,35 poin atau 0,95% menjadi 5.439,26 pada Jumat, 23 Oktober 2026, didorong kenaikan saham mayoritas dan sentimen domestik positif.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 23 Oktober 2026, 21.23 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 50x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan pekan ini dengan kenaikan signifikan, berada di level 5.439,26 setelah menguat 51,35 poin atau 0,95% dari posisi sebelumnya. Pergerakan indeks dimulai dari 5.397,34 dan sempat menyentuh titik terendah harian di 5.366,29 sebelum menunjukkan kekuatan kembali. Di sesi kedua, indeks mengalami koreksi ke kisaran 5.395 namun kembali bangkit dan mencapai puncak harian di 5.455,21 sebelum sedikit melemah di akhir sesi.
Dinamika pasar hari ini didukung oleh aktivitas transaksi yang tinggi, dengan volume perdagangan mencapai 401,84 juta lot dan nilai transaksi sebesar Rp13,85 triliun. Dari total saham yang diperdagangkan, 506 saham menguat, 192 saham melemah, sementara 265 lainnya stagnan. Kenaikan indeks menjadi cerminan dari sentimen positif yang muncul dari berbagai isu domestik, termasuk kebijakan terkini terkait pengelolaan sumber daya alam dan rencana restrukturisasi BUMN yang disampaikan oleh Presiden Prabowo Subianto.
Pelaku pasar juga memperhatikan pertumbuhan kredit perbankan yang mencapai level tertinggi dalam dekade terakhir, serta proyeksi peningkatan penyaluran kredit hingga akhir tahun. Selain itu, program pemerintah untuk memperluas akses rekening bank menjadi fokus utama. Data uang beredar bulan September 2026 dari Bank Indonesia yang akan dirilis dalam waktu dekat juga turut menarik perhatian, mengingat tren pertumbuhan yang melambat selama dua bulan berturut-turut.
Perubahan aturan penghitungan IHSG oleh Bursa Efek Indonesia juga menjadi sorotan. Mulai 2 November 2026, saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi (High Shareholding Concentration/HSC) tidak lagi dimasukkan dalam perhitungan indeks. Kebijakan ini dilatarbelakangi tujuan agar IHSG lebih akurat merefleksikan kondisi pasar secara luas, sekaligus menyelaraskan perhitungan dengan eksklusi saham di Papan Akselerasi yang telah berlaku sebelumnya.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Pezeshkian dan Putin Bahas Kerja Sama Ekonomi dan Geopolitik di Moskow
Presiden Iran Masoud Pezeshkian akan bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin pada akhir Oktober di Moskow untuk membahas kerja sama ekonomi, energi, dan isu global tanpa penandatanganan dokumen.
24 Oktober 2026

AsetKu Perkuat Literasi Keuangan Digital di Jakarta
AsetKu hadir dalam Jakarta Financial Festival 2026 untuk tingkatkan pemahaman masyarakat terhadap layanan keuangan digital secara bijak dan inklusif.
24 Oktober 2026

Produk UMKM Ramah Lingkungan Siap Eksplorasi Pasar Global
Menteri Perindustrian optimistis produk fesyen dan kerajinan berbahan alami dari UMKM Indonesia mampu menembus pasar internasional berkat meningkatnya kesadaran global terhadap lingkungan dan kesehatan.
24 Oktober 2026

OJK Dorong Aktivitas Rekening Rp50 Ribu Agar Tak Jadi Dormant
OJK memperkuat edukasi dan pendampingan keuangan untuk memastikan rekening program Rp50 ribu tetap aktif, khususnya di kalangan pelajar dan masyarakat kelas menengah ke bawah.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Operasi Narkoba Jayapura Gagalkan Peredaran Ganja dan Amankan Senjata Ilegal
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Pemerintah Bangun 66 Hunian Tetap untuk Korban Bencana di Lhokseumawe
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Pengadilan Niaga Batalkan Sanksi KPPU ke 97 Pinjol
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Festival Jajanan Bango 2026 Dorong Pertumbuhan UMKM Kuliner
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Nex Carlos Jajal Inovasi Kuliner Lokal di FJB 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Ekspor Kecap Indonesia Tembus 18,81 Juta Dolar AS hingga Agustus
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Panas atau Dingin, Apakah Suhu Kopi Pengaruhi Kesehatan?
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.49 WITA

Empat Acara Besar Serentak Guncang GBK, Dinas Perhubungan Siapkan Langkah Antisipasi
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.39 WITA

