IHSG Siap Melanjutkan Penguatan Jelang Akhir Pekan
Indeks Harga Saham Gabungan diproyeksikan menguat hingga level 5.563 dengan risiko koreksi di kisaran 5.332–5.366 menjelang penutupan perdagangan Jumat.
Redaksi iNarasikita·Minggu, 25 Oktober 2026, 12.04 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan bergerak positif pada perdagangan Jumat (23/10), dengan potensi menembus kisaran resistensi utama di angka 5.563. Analis dari MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, menyebut bahwa pergerakan indeks saat ini berada dalam gelombang iv dari gelombang (iii) dari gelombang [v], yang membuka ruang bagi kenaikan lebih lanjut. Dalam proyeksinya, IHSG berpotensi menguat menuju level 5.458 hingga 5.563, sementara area koreksi jangka pendek diperkirakan berada di rentang 5.332 hingga 5.366.
Dari sisi level support, indeks diproyeksikan bertahan di kisaran 5.185 dan 4.915, sedangkan resistance terdekat berada di 5.404 dan 5.563. Herditya merekomendasikan sejumlah emiten, termasuk BRMS, CUAN, HRTA, dan UNVR, sebagai pilihan strategis dalam kondisi pasar yang cenderung menguat. Pergerakan tersebut didukung oleh sentimen positif pasar dan pergerakan transaksi yang cukup aktif dalam sesi perdagangan sebelumnya.
Di sisi lain, analis Binaartha Sekuritas, Ivan Rosanova, menilai bahwa penguatan IHSG akan lebih kuat jika mampu menembus level 5.458, yang menjadi titik krusial. Jika berhasil melampaui angka tersebut, indeks berpotensi menguji resistensi berikutnya di 5.588. Namun, jika terjadi pelemahan dan menembus di bawah 5.185, maka area support berikutnya diperkirakan berada di 4.972. Ivan memprediksi rentang support di 4.972, 4.767, dan 4.629, serta resistensi di 5.458, 5.588, dan 5.774.
Ia juga memberikan rekomendasi saham, antara lain ADMR, BBRI, BUMI, DEWA, dan EMTK, sebagai pilihan investasi potensial. Pada penutupan perdagangan Kamis (22/10), IHSG berhasil menutup sesi di level 5.387, menguat 59,54 poin atau 1,12 persen dibandingkan sebelumnya. Total nilai transaksi mencapai Rp16,16 triliun dengan volume perdagangan mencapai 37,57 miliar saham. Dari total saham yang diperdagangkan, 467 menguat, 204 terkoreksi, dan 123 stagnan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

OJK Tekankan Kewaspadaan dalam Manfaatkan Pembiayaan Digital
OJK imbau masyarakat bijak manfaatkan akses pembiayaan digital dengan tetap mempertimbangkan kemampuan membayar dan pemahaman risiko yang melekat.
25 Oktober 2026

RI Kurangi Ekspor Gas ke Singapura, EMA: Tak Ganggu Ketersediaan
Indonesia memangkas ekspor gas ke Singapura sebesar 31 juta kaki kubik harian, tetapi otoritas energi Singapura menegaskan ketersediaan pasokan tetap terjaga.
25 Oktober 2026

RI Kurangi Ekspor Gas ke Singapura, EMA Jamin Stabilitas Pasokan
Pemerintah Indonesia memangkas ekspor gas ke Singapura sebesar 31 BBTUD, namun otoritas energi Singapura menegaskan pasokan tetap aman berkat cadangan dan diversifikasi sumber.
25 Oktober 2026

Indonesia Kurangi Ekspor Gas ke Singapura untuk Jaga Ketersediaan Dalam Negeri
Pemerintah Indonesia memangkas ekspor gas ke Singapura sebesar 31 BBTUD mulai 24 Oktober 2026 demi menjamin pasokan energi nasional, khususnya untuk sektor kelistrikan.
25 Oktober 2026
Berita Lainnya

Gubernur Tegaskan Kedisiplinan Waktu Jadi Syarat Utama JRF 2026
Minggu, 25 Oktober 2026, 12.28 WITA

Ribuan Orang Ditahan dalam Aksi Protes Prancis Terkait Biaya Hidup
Minggu, 25 Oktober 2026, 12.28 WITA

Raharjati Raih Medali Perak Panjat Tebing Dunia di Santiago
Minggu, 25 Oktober 2026, 12.28 WITA

Moto2 dan Moto3 Australia Dibatalkan Akibat Cuaca Ekstrem
Minggu, 25 Oktober 2026, 12.27 WITA

Vape Berisiko Sebabkan Cedera Paru dan Penyalahgunaan Narkoba
Minggu, 25 Oktober 2026, 12.27 WITA

Prancis Siap Blokir Media Sosial Jelang Demo Rompi Kuning
Minggu, 25 Oktober 2026, 12.27 WITA

Indonesia Tekankan Konservasi Air Lewat Pengelolaan Daratan Terpadu
Minggu, 25 Oktober 2026, 12.26 WITA

GR Garage Ukir Prestasi di Kejurnas ITCR 1200 dan OMR 2026
Minggu, 25 Oktober 2026, 12.13 WITA

