Indonesia-Arab Saudi Tingkatkan Kolaborasi Riset dan Pendidikan Unggul
Kerja sama pendidikan tinggi dan riset antara Indonesia dan Arab Saudi diperkuat melalui 95 dokumen aktif dan komitmen 1.000 beasiswa untuk tahun akademik 2026–2027.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 3 September 2026, 14.43 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 6x dibuka
📷 ANTARAKendari, ıNarasikita - Kerja sama strategis di bidang pendidikan tinggi, sains, dan teknologi antara Indonesia dan Arab Saudi terus diperluas untuk memperkuat kapasitas sumber daya manusia unggul. Hingga tahun ini, tercatat 95 dokumen kerja sama aktif yang melibatkan perguruan tinggi kedua negara, mencakup berbagai aspek seperti penelitian bersama, pertukaran akademik, pengembangan kurikulum, serta kolaborasi dalam pusat keilmuan. Langkah ini menjadi fondasi penting untuk memperdalam kemitraan di sektor prioritas nasional kedua negara.
Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi menegaskan pentingnya memperluas cakupan kolaborasi, khususnya dalam bidang STEM dan inovasi berbasis riset. Ia menyampaikan bahwa kemitraan yang telah terjalin menjadi modal strategis untuk mendorong kerja sama yang lebih konkret dan berdampak nyata. Selain itu, Arab Saudi telah menetapkan komitmen menyediakan 1.000 kuota beasiswa bagi pelajar Indonesia pada periode akademik 2026–2027, sebagai bagian dari upaya memperkuat mobilitas akademik dan pengembangan talenta.
Dalam upaya memperkuat riset bersama, pihak Arab Saudi merencanakan asesmen untuk mengidentifikasi tiga hingga lima perguruan tinggi di Indonesia yang memiliki potensi menjadi mitra utama dalam program penelitian bersama. Langkah ini bertujuan untuk menciptakan sinergi yang lebih terarah dan efektif. Beberapa kemitraan telah terbentuk, seperti antara Universitas Negeri Surabaya dengan Saudi Electronic University, serta kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi di Makassar, Yogyakarta, dan Bandung.
Peningkatan kualitas pendidikan juga menjadi fokus, termasuk pemanfaatan modul digital dan penguatan kapasitas dosen melalui studi doktoral di bidang-bidang strategis. Menteri Pendidikan Arab Saudi menekankan perlunya keterkaitan riset dengan kebutuhan pasar dan dunia industri. Dengan demikian, hasil riset tidak hanya berdampak akademik, tetapi juga mendorong transformasi ekonomi dan inovasi teknologi di kedua negara.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Demonstrasi Prancis Ricuh, Massa Protes Biaya Hidup
Aksi protes nasional di Paris dan Marseille memicu bentrokan dengan polisi akibat ketidakpuasan terhadap kenaikan harga bahan bakar dan biaya hidup yang tinggi.
25 Oktober 2026

Houthi Negasi Serangan ke Makkah dan Madinah, Sebut Klaim Saudi Bohong
Kelompok Houthi menyangkal tudingan Arab Saudi bahwa rudal mereka menargetkan Makkah dan Madinah, menyebut pernyataan tersebut sebagai kebohongan besar.
25 Oktober 2026

4 Pilot Tewas dalam Tabrakan Pesawat Latih di Filipina
Dua pesawat latih SF-260 Angkatan Udara Filipina bertabrakan saat latihan, menewaskan empat pilot di Pangkalan Udara Fernando, Batangas.
25 Oktober 2026

Supervisor 34 Tahun Cari Kerja Sesuai Pengalaman
Seorang supervisor berusia 34 tahun berjuang menemukan pekerjaan yang sesuai keterampilan setelah kontrak kerja berakhir, dengan pilihan terbatas dan harapan tetap optimistis meski harus memulai dari bawah.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Gubernur Tegaskan Kedisiplinan Waktu Jadi Syarat Utama JRF 2026
Minggu, 25 Oktober 2026, 12.28 WITA

Ribuan Orang Ditahan dalam Aksi Protes Prancis Terkait Biaya Hidup
Minggu, 25 Oktober 2026, 12.28 WITA

Raharjati Raih Medali Perak Panjat Tebing Dunia di Santiago
Minggu, 25 Oktober 2026, 12.28 WITA

OJK Tekankan Kewaspadaan dalam Manfaatkan Pembiayaan Digital
Minggu, 25 Oktober 2026, 12.27 WITA

Moto2 dan Moto3 Australia Dibatalkan Akibat Cuaca Ekstrem
Minggu, 25 Oktober 2026, 12.27 WITA

Vape Berisiko Sebabkan Cedera Paru dan Penyalahgunaan Narkoba
Minggu, 25 Oktober 2026, 12.27 WITA

Prancis Siap Blokir Media Sosial Jelang Demo Rompi Kuning
Minggu, 25 Oktober 2026, 12.27 WITA

Indonesia Tekankan Konservasi Air Lewat Pengelolaan Daratan Terpadu
Minggu, 25 Oktober 2026, 12.26 WITA

