Jumat, 25 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Indonesia Siap Geser Dominasi Ekspor Durian Thailand

Indonesia memiliki potensi besar menyaingi Thailand sebagai pemimpin ekspor durian, dengan varietas beragam dan dukungan teknologi serta strategi pemasaran global.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Jumat, 25 September 2026, 17.33 WITA·👁 5 orang membaca· 5 hari ini · 9x dibuka
Indonesia Siap Geser Dominasi Ekspor Durian Thailand📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Thailand tetap menjadi pemimpin global dalam ekspor durian hingga awal Agustus 2026, dengan volume mencapai 1,11 juta ton yang dikirim melalui 68.044 kontainer. Nilai ekspornya telah melampaui 127 miliar baht atau setara Rp64,8 triliun, menunjukkan dominasi berkelanjutan selama tiga dekade. Varietas Monthong menjadi andalan utama, diproduksi secara industri dengan skala luas dan sistem produksi terintegrasi dari hulu hingga hilir. Pendekatan budidaya yang terstruktur, termasuk pola tanam campuran dengan buah-buahan tropis lain seperti manggis, langsat, pisang, dan salak, turut mendukung produktivitas dan keberlanjutan.

Di sisi lain, Indonesia memiliki keunggulan yang tak kalah signifikan dalam sektor durian. Dengan iklim tropis, lahan yang luas, serta ratusan varietas lokal yang memiliki rasa unggul, negara ini memiliki fondasi kuat untuk menjadi pemain utama dalam pasar global. Konsul Jenderal RI di Shanghai, Berlianto Situngkir, menegaskan bahwa Indonesia mampu menyediakan durian berkualitas tinggi sepanjang tahun, membuka peluang ekspor yang besar, terutama ke pasar utama seperti China.

Dukungan internasional mulai muncul, dengan Asosiasi Durian Internasional yang berkomitmen membantu Indonesia melalui transfer teknologi, penstandarisan kualitas, serta penguatan merek global. Sekretaris Jenderal asosiasi tersebut, Liu Feng, menyebut transformasi industri durian di Indonesia sebagai titik balik strategis dalam peta komoditas dunia. Namun, tantangan utama masih terletak pada belum adanya merek durian Indonesia yang dikenal secara global, berbeda dengan Thailand yang telah membangun identitas kuat melalui varietas Monthong.

Untuk memperkuat posisi, Indonesia perlu mengikuti model Thailand: fokus pada pengembangan satu atau dua varietas unggul lokal yang sesuai selera pasar internasional, lalu membangun sistem pemasaran dan branding yang konsisten. Dengan langkah strategis ini, Indonesia tidak hanya bisa bersaing, tetapi juga menempatkan durian sebagai simbol kekayaan agraria dan keunggulan ekspor nasional di kancah global.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya