Irak Resmikan Pengambilalihan Pusat Dukungan Diplomatik AS
Irak menandatangani kesepakatan pengambilalihan fasilitas dukungan diplomatik Kedubes AS di Baghdad, sebagai bagian dari penarikan misi militer asing sebelum batas akhir 30 September.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 25 September 2026, 15.42 WITA·👁 2 orang membaca· 2 hari ini · 3x dibuka
📷 ANTARAKendari, ıNarasikita - Pemerintah Irak secara resmi mengambil alih fasilitas dukungan diplomatik milik Kedutaan Besar Amerika Serikat di Bandara Internasional Baghdad, setelah menandatangani kesepakatan dengan perwakilan AS di ibu kota. Penandatanganan dilakukan di kantor Kementerian Luar Negeri Irak oleh Wakil Menteri Luar Negeri Mohammed Hussein Bahr al-Uloom dan Kuasa Usaha Kedubes AS, Steven Fagin, menandai langkah strategis dalam proses transisi hubungan bilateral.
Pengambilalihan ini merupakan bagian dari komitmen Irak untuk menyelesaikan penarikan pasukan militer asing dan mengakhiri misi koalisi internasional yang dipimpin AS, sesuai jadwal yang telah ditetapkan pada 30 September. Proses ini dipandang sebagai simbol kembali ke kedaulatan penuh atas wilayah negara, tanpa campur tangan militer asing, sekaligus membuka ruang bagi kerja sama baru dalam bidang ekonomi, pembangunan, dan energi.
Fasilitas tersebut sebelumnya menjadi sasaran serangan drone dan roket secara berulang tahun ini, seiring meningkatnya ketegangan regional pasca-serangan gabungan Israel-AS terhadap Iran pada 28 Februari dan balasan Iran terhadap Israel serta posisi militer AS di kawasan. Keberadaan struktur ini sebelumnya menjadi sensitif karena lokasinya yang strategis dan kerentanannya terhadap ancaman keamanan.
Perdana Menteri Irak Ali al-Zaidi menegaskan bahwa 30 September merupakan batas waktu mutlak untuk menyelesaikan penarikan pasukan asing, sementara 1 Oktober akan menjadi awal era baru bagi Irak sebagai negara yang sepenuhnya menegakkan kedaulatan nasional. Ia menekankan bahwa transisi ini bukan sekadar penarikan militer, tetapi transformasi hubungan diplomatik menuju kemitraan yang lebih setara dan berkelanjutan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Bantuan Rp1,7 Miliar Disalurkan untuk Pemulihan NTT
Kemenko Pangan bersama mitra salurkan bantuan senilai Rp1,7 miliar untuk masyarakat terdampak gempa di NTT, mencakup dana tunai, barang, dan dukungan infrastruktur rumah ibadah.
25 September 2026

Subsidi LPG 3 Kg Dipangkas, Pemerintah Dorong Transisi ke Energi Alternatif
Pemerintah menurunkan anggaran dan volume subsidi LPG 3 kg tahun depan sebagai bagian dari strategi transisi energi berkelanjutan dan pengurangan ketergantungan impor.
25 September 2026

Stray Kids Diterima Presiden Meksiko, Disebut Mirip BTS
Grup K-pop Stray Kids bertemu Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum dalam kunjungan resmi Presiden Korea Selatan ke negara itu, dengan sang kepala negara memuji popularitas mereka yang menyerupai BTS.
25 September 2026

IKD Jadi Fondasi Verifikasi Bantuan Sosial di Jawa Timur
Pemerintah memperkuat Identitas Kependudukan Digital sebagai dasar verifikasi data perlindungan sosial di Jawa Timur dengan pendampingan dan sinergi lintas instansi.
25 September 2026
Berita Lainnya

Rupiah Menguat di Akhir Pekan, Dolar AS Melemah
Jumat, 25 September 2026, 17.47 WITA

IHSG Anjlok Lebih dari 1% Jelang Penutupan Pepekan
Jumat, 25 September 2026, 17.47 WITA

Ram Jethmal Punjabi Perkuat Kepemilikan Saham RAAM
Jumat, 25 September 2026, 17.47 WITA

IHSG Terpuruk 0,82% ke 6.247 di Akhir Pekan
Jumat, 25 September 2026, 17.46 WITA

Aturan Baru Pelaporan Insidental Resmi Berlaku 1 Oktober
Jumat, 25 September 2026, 17.46 WITA

OJK Jelaskan Mekanisme Transaksi Saham BYAN di Pasar Negosiasi
Jumat, 25 September 2026, 17.46 WITA

KAI Usulkan Impor KRL Bekas Jepang untuk Atasi Kekurangan Armada
Jumat, 25 September 2026, 17.46 WITA

Imbal Hasil Obligasi AS Tembus Puncak 22 Tahun
Jumat, 25 September 2026, 17.46 WITA

