Jumat, 25 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

IHSG Tutup Pekan di 6.241, 558 Saham Anjlok

Indeks Harga Saham Gabungan turun 0,90% ke level 6.241 pada penutupan Jumat, didorong aksi jual besar-besaran dengan 558 saham melemah.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Jumat, 25 September 2026, 17.44 WITA·👁 2 orang membaca· 2 hari ini · 4x dibuka
IHSG Tutup Pekan di 6.241, 558 Saham Anjlok📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan pekan ini pada posisi 6.241, mengalami penurunan 56,7 poin atau setara 0,90% dibandingkan penutupan sebelumnya. Penurunan ini terjadi pada sesi perdagangan sore hari, mencerminkan tekanan jual yang cukup signifikan dari para pelaku pasar. Volume perdagangan mencapai sekitar 33,23 miliar saham dengan nilai transaksi mencapai Rp9,43 triliun, menunjukkan aktivitas pasar yang cukup tinggi meski bergerak dalam arah negatif.

Dari total saham yang diperdagangkan, sebanyak 558 mengalami koreksi harga, 118 menguat, dan 117 stagnan. Dari sisi sektor, kinerja terburuk dicatat oleh sektor industri yang turun 2,3%, menjadi pemicu utama penurunan indeks. Sementara itu, sebelas sektor lainnya berhasil menunjukkan kenaikan, namun belum mampu menopang pergerakan indeks secara keseluruhan.

Pada level regional, pasar saham Asia menunjukkan pergerakan bervariasi. Indeks Hang Seng Composite di Hong Kong melemah 1,01%, sedangkan indeks Shanghai Composite di China turun 1,22%. Di sisi lain, pasar Jepang terpantau menguat lewat kenaikan indeks Nikkei 225 sebesar 1,30%, sementara indeks Straits Times di Singapura naik 0,51%. Di Eropa, pasar kompak menguat dengan indeks DAX Jerman naik 0,93% dan FTSE 100 Inggris meningkat 0,60%.

Di pasar Amerika Serikat, pergerakan saham dominan berada di zona merah. Indeks S&P 500 turun tipis 0,02%, indeks NASDAQ Composite sedikit menguat 0,01%, sementara indeks Dow Jones melemah 0,31%. Pergerakan ini mencerminkan ketidakpastian global yang masih membayangi pasar keuangan.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya