Indonesia Siap Wujudkan Ekosistem EV Utuh dari Hulu ke Hilir
Pemerintah optimistis mampu bangun industri kendaraan listrik nasional secara menyeluruh, didukung data pertumbuhan pasar dan investasi strategis dari produsen global.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 3 September 2026, 14.42 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 12x dibuka
📷 ANTARAKendari, ıNarasikita - Indonesia memiliki fondasi kuat untuk mengembangkan industri kendaraan listrik secara menyeluruh, mulai dari pengolahan bahan baku hingga daur ulang baterai. Menteri Perindustrian menegaskan bahwa potensi sumber daya alam, kebijakan strategis, dan investasi asing telah menciptakan kondisi ideal bagi pembangunan ekosistem EV yang terintegrasi dan berkelanjutan. Fokus utama kini bukan hanya pada produksi kendaraan, tetapi juga pada penguatan seluruh rantai pasok industri dalam negeri.
Peresmian fasilitas produksi BYD di Subang, Jawa Barat, menjadi bukti nyata komitmen dunia usaha terhadap transformasi industri nasional. Lokasi ini dipilih karena menjadi pusat industri terbesar di Indonesia, dengan infrastruktur dan ketersediaan sumber daya manusia yang memadai. Kehadiran BYD di wilayah tersebut diharapkan mendorong sinergi antar sektor, termasuk pengembangan teknologi, logistik, dan pasar domestik.
Data terbaru menunjukkan perkembangan pesat pasar kendaraan listrik di Tanah Air. Hingga April 2026, jumlah kendaraan listrik telah mencapai 468.231 unit, terdiri dari 242.909 unit roda dua dan 223.100 unit roda empat. Pada semester pertama 2026, penjualan BEV mencapai 70.095 unit dengan pangsa pasar 16,06 persen, sementara HEV mencatatkan 40.405 unit atau 9,26 persen dari total penjualan mobil nasional. Angka ini mencerminkan adopsi pasar yang terus meningkat.
Dalam periode yang relatif singkat, BYD telah menunjukkan dominasi di pasar mobil listrik roda empat. Dari 2024 hingga pertengahan 2026, perusahaan ini berhasil menjual 93.869 unit di Indonesia, memperoleh pangsa pasar sebesar 43,2 persen. Produk yang dipasarkan juga telah memenuhi standar TKDN antara 40,8 hingga 47 persen, menunjukkan keterlibatan tinggi terhadap industri dalam negeri.
Pemerintah menekankan bahwa keberhasilan pasar harus diikuti dengan peningkatan kapasitas manufaktur lokal. Tujuan jangka panjang adalah menciptakan ekosistem EV yang mandiri, berkelanjutan, dan mampu bersaing di pasar global. Dengan dukungan investasi strategis dan kebijakan yang sinergis, Indonesia siap menjadi bagian penting dari rantai pasok kendaraan listrik dunia.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Honda Bikers Day 2026 Tancapkan Semangat Kebangkitan di Ambarawa
Acara puncak Honda Bikers Day 2026 digelar di Ambarawa dengan tema Legacy of Spirit, menegaskan komitmen mempererat persaudaraan dan berdampak positif pada ekonomi lokal.
24 Oktober 2026

Honda ADV160 Uji Ketangguhan di Jalur Menantang
Dua puluh jurnalis menguji performa New Honda ADV160 dalam perjalanan 151 kilometer dari Semarang ke Ambarawa melalui berbagai kondisi jalan.
24 Oktober 2026

Veloz Hybrid Puncaki Penjualan Hybrid di Indonesia
Toyota Veloz Hybrid menduduki posisi teratas penjualan hybrid nasional pada September 2026, mengungguli Innova Zenix Hybrid dengan selisih 182 unit berdasarkan data wholesales Gaikindo.
24 Oktober 2026

BYD Atto 1 Kuasai Pasar Mobil Listrik September 2026
BYD Atto 1 memimpin penjualan mobil listrik di Indonesia dengan distribusi 4.840 unit sepanjang September 2026, unggul jauh dari pesaing lainnya.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

D-8 Dorong Perdamaian Melalui Diplomasi dan Kolaborasi Ekonomi
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.26 WITA

Madrasah Harus Jadi Ruang Belajar Inklusif dan Aman Digital
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.26 WITA

PLTS Terapung di Waduk Tembesi Capai 74 Persen Progres
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.25 WITA

OJK Sultra Dorong Inklusi Keuangan Lewat BIK 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.25 WITA

Gubernur Kalteng Tanam Pohon di Lokasi Karhutla Tumbang Nusa
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.24 WITA

Menteri Tinjau Langsung BSPS di Jakarta Barat
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.24 WITA
Sulut Juara Umum Kejurnas Pacuan Kuda 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.23 WITA

7 Kebiasaan Sederhana untuk Hidup Lebih Bahagia
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.21 WITA

