Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Indonesia Tawarkan Lebih dari Seratus Blok Migas ke Rusia

Pemerintah Indonesia menawarkan lebih dari seratus blok minyak dan gas bumi kepada investor Rusia dalam upaya memperkuat kerja sama energi bilateral.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Jumat, 4 September 2026, 17.30 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Indonesia Tawarkan Lebih dari Seratus Blok Migas ke Rusia
Foto: CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) membuka kesempatan bagi investor dari Federasi Rusia untuk mengikuti proses lelang blok migas yang telah disiapkan. Jumlah blok yang ditawarkan melebihi seratus unit, menandai langkah strategis dalam memperluas kolaborasi sektor energi antara kedua negara. Penawaran ini disampaikan dalam konteks kunjungan kerja Presiden Prabowo Subianto ke Rusia pada September 2026, sebagai bagian dari forum ekonomi bilateral tingkat tinggi.

Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM, Erani Yustika, menegaskan bahwa penawaran tersebut merupakan bentuk komitmen untuk membuka ruang investasi di sektor energi. Ia menekankan bahwa minat dari investor Rusia akan diproses melalui mekanisme lelang yang transparan, dengan detail lebih lanjut disampaikan oleh Menteri ESDM Bahlil Lahadalia. Erani menilai bahwa kehadiran pejabat tinggi dalam kunjungan tersebut penting untuk memastikan tindak lanjut komitmen yang telah disepakati pada tingkat kepemimpinan negara.

Kegiatan ini berlangsung dalam kerangka EEF ke-11, yang berlangsung di Moskow pada 3 September 2026. Pada sesi pleno forum, Presiden Prabowo Subianto hadir sebagai tamu kehormatan bersama Presiden Rusia Vladimir Putin dan pemimpin negara mitra lainnya. Dalam kesempatan tersebut, isu kerja sama ekonomi, ketahanan energi, serta investasi di kawasan Eurasia dan Asia-Pasifik menjadi fokus utama pembahasan.

Pertemuan bilateral antara Presiden Prabowo dan Presiden Putin juga menjadi momen penting untuk menindaklanjuti kesepakatan yang telah dicapai. Kehadiran Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dalam misi tersebut dimaksudkan untuk mengawal pelaksanaan komitmen energi secara teknis dan operasional. Dwi Anggia, Juru Bicara Kementerian ESDM, menegaskan bahwa peran menteri dalam kunjungan ini bersifat strategis untuk memastikan implementasi kerja sama berjalan sesuai arahan kepala negara.

Forum EEF juga menjadi platform penting bagi Indonesia untuk memperkenalkan potensi investasi di sektor energi kepada pemerintah dan pelaku usaha Rusia. Dengan penawaran lebih dari seratus blok migas, pemerintah menunjukkan komitmen terhadap pembukaan pasar yang terbuka, transparan, dan menarik bagi mitra internasional yang berkomitmen pada pengembangan energi berkelanjutan.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya