Indonesia Tetap Bebas, Tegakkan Prinsip Tanpa Ikut Blok
Menteri Luar Negeri Indonesia menegaskan negara tak terikat aliansi, menjunjung politik luar negeri bebas aktif dengan fokus pada kepentingan nasional dan perdamaian global.
Redaksi iNarasikita·Senin, 12 Oktober 2026, 21.08 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 13x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Indonesia menegaskan posisi netral dalam dinamika geopolitik global, menolak terikat pada aliansi mana pun. Dalam pernyataan pertamanya setelah pelantikan, Menteri Luar Negeri menekankan bahwa kebijakan luar negeri tetap berlandaskan prinsip kemandirian, dengan tujuan menjaga perdamaian dan menjalin hubungan baik dengan seluruh negara tanpa pilih-pilih.
Pernyataan ini disampaikan dalam konferensi pers usai serah terima jabatan, menegaskan bahwa kebebasan kebijakan tidak berarti pasif. Indonesia, kata dia, tetap tegas membela kepentingan nasional, termasuk dalam isu-isu yang menyangkut kedaulatan dan integritas NKRI. Kedaulatan tetap menjadi fondasi utama dalam setiap langkah diplomasi.
Indonesia, lanjutnya, aktif berpartisipasi dalam berbagai forum internasional seperti ASEAN, G20, BRICS, OKI, MIKTA, dan D-8, bukan sebagai bagian dari kubu tertentu, melainkan sebagai aktor yang berupaya menjadi jembatan antar negara. Keikutsertaan ini merupakan bentuk kontribusi aktif dalam menyelesaikan persoalan global tanpa mengorbankan kebebasan kebijakan.
Meski keanggotaan di BRICS sempat menimbulkan spekulasi terkait orientasi geopolitik, pemerintah menegaskan bahwa partisipasi tersebut merupakan bentuk komitmen terhadap politik luar negeri bebas aktif. Indonesia tidak memilih blok, tetapi memilih prinsip: damai, adil, dan berkeadilan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Indonesia Dorong Budi Gunadi Jadi Dirjen WHO untuk Keadilan Global
Pemerintah Indonesia terus memperjuangkan pencalonan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin sebagai Direktur Jenderal WHO demi memperkuat representasi negara berkembang dalam arsitektur kesehatan dunia.
12 Oktober 2026

Golkar Pertimbangkan Hak Angket Soal Ijazah Wapres Gibran
Fraksi Golkar menyatakan akan mempertimbangkan usulan hak angket terkait syarat pendidikan Wakil Presiden Gibran, setelah menerima aspirasi dari kelompok sipil.
12 Oktober 2026

Pertamina Beli Minyak Rakyat dengan Harga 80% ICP
PT Pertamina membeli minyak mentah dari 43.000 sumur rakyat yang telah legal, dengan harga setara 80% ICP, sebagai bagian dari upaya peningkatan produksi nasional dan pemberdayaan lokal.
12 Oktober 2026

Tunjangan Profesi Guru Belum Cair, DPR Minta Menkeu Tindak Lanjuti dalam Pekan Ini
Komisi X DPR mendesak Kementerian Keuangan segera mencairkan tunjangan profesi guru yang tertunda selama tiga bulan, setelah surat pengajuan dari Kemdikdasmen belum ditindaklanjuti.
12 Oktober 2026
Berita Lainnya

Police Story: Lockdown Tampilkan Dilema Ayah dan Detektif
Senin, 12 Oktober 2026, 21.11 WITA

Konser Avenged Sevenfold di Jakarta Didera Kritik Penonton
Senin, 12 Oktober 2026, 21.11 WITA

Barcelona dan Man City Jaga Rekor Tak Terkalahkan di Awal Musim
Senin, 12 Oktober 2026, 21.10 WITA

PSSI Kecam Kekerasan terhadap Tim Muda Persib di Tol Batang
Senin, 12 Oktober 2026, 21.10 WITA

Jadwal Liga Champions Matchday 2: Duel Klasik Atletico vs MU Jadi Sorotan
Senin, 12 Oktober 2026, 21.10 WITA

Hakim Danish Hadapi Tekanan Mental Usai Debut di Moto3 Mandalika
Senin, 12 Oktober 2026, 21.10 WITA

Indonesia Tampilkan 14 Wakil di Denmark Open 2026
Senin, 12 Oktober 2026, 21.10 WITA

Serangan Udara Tewaskan 72 Penambang Emas di Perbatasan Sudan-Mesir
Senin, 12 Oktober 2026, 21.09 WITA

