Minggu, 25 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Inflasi Agustus 2026 Naik 0,21% Didorong Harga Pangan dan Emas

Inflasi bulanan Agustus 2026 mencapai 0,21% dipicu kenaikan harga beras, ayam, cabai, dan emas perhiasan, sementara inflasi tahunan berada di 3,19%.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Selasa, 1 September 2026, 12.32 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 5x dibuka
Inflasi Agustus 2026 Naik 0,21% Didorong Harga Pangan dan Emas📷 CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Inflasi bulanan pada Agustus 2026 tercatat sebesar 0,21%, menunjukkan kenaikan dari bulan sebelumnya yang sempat deflasi 0,14%. Angka ini lebih tinggi dari perkiraan pasar yang memprediksi inflasi bulanan sebesar 0,17%. Kenaikan tersebut dominan berasal dari sektor makanan, minuman, dan tembakau, yang menyumbang sebesar 0,17% terhadap total inflasi.

Penyebab utama kenaikan harga terjadi pada komoditas pangan pokok, khususnya beras, ayam ras, cabai rawit, dan ikan segar. Ketiga komoditas ini mengalami kenaikan signifikan dalam harga, memengaruhi daya beli masyarakat. Selain pangan, kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya turut berkontribusi, terutama emas perhiasan yang mengalami kenaikan harga yang cukup tinggi.

Secara tahunan, inflasi mencapai 3,19%, melampaui perkiraan pasar yang sebesar 3,11%. Komoditas utama yang mendorong kenaikan tahunan meliputi daging ayam ras, ikan segar, minyak goreng, beras, emas perhiasan, bensin, tarif angkutan udara, dan oli mesin. Kenaikan harga beberapa komoditas ini berlangsung secara bertahap sejak awal tahun dan menunjukkan tekanan terhadap stabilitas harga pangan dan energi.

Dengan tren ini, pemerintah diharapkan memperkuat koordinasi antar daerah untuk menjamin pasokan pangan dan menekan fluktuasi harga. Kebijakan penjagaan pasokan, distribusi yang merata, serta pengawasan harga tetap menjadi kunci utama menjaga inflasi tetap terkendali dalam target yang ditetapkan.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya