Influenza A Bisa Hidup 2 Hari di Permukaan, Waspada Saat Sentuh Benda
Virus Influenza A dapat bertahan hingga 2 hari pada permukaan berpori dan 12 jam di kain, memicu risiko penularan melalui sentuhan langsung.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 22 September 2026, 21.05 WITA·👁 2 orang membaca· 0 hari ini · 4x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Virus Influenza A, khususnya subtip H1N1 dan H3N2, kembali menjadi perhatian karena potensi penyebarannya melalui permukaan benda. Selain penularan melalui tetesan pernapasan saat batuk atau bersin, virus ini juga mampu bertahan pada berbagai material, menimbulkan ancaman tersembunyi di lingkungan sehari-hari. Dalam kondisi tertentu, virus dapat tetap aktif pada permukaan seperti meja, gagang pintu, dan peralatan umum selama dua hari.
Pada bahan berpori seperti kain atau kertas, masa hidup virus tercatat mencapai 12 jam. Hal ini menekankan pentingnya menjaga kebersihan permukaan yang sering disentuh, terutama di ruang publik dan tempat kerja. Ahli infeksi dan penyakit tropis dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menegaskan bahwa kontak langsung dengan permukaan terkontaminasi menjadi salah satu jalur penularan yang sering diabaikan.
Dalam paparannya, dokter spesialis anak tersebut menekankan tiga langkah kunci pencegahan: mencuci tangan secara rutin, menghindari menyentuh wajah sebelum mencuci tangan, serta menjaga jarak minimal satu meter dari orang yang sedang batuk atau bersin. Penggunaan masker di ruangan tertutup juga disarankan, terutama saat kondisi musim flu meningkat.
Gejala infeksi Influenza A lebih parah dibandingkan flu biasa, dengan demam tinggi, sakit kepala, nyeri otot, dan kelelahan sebagai ciri utama. Jika muncul demam, sakit kepala, dan nyeri tubuh, disertai batuk atau hidung tersumbat, segera lakukan pemeriksaan medis. Virus ini mampu menginfeksi dan merusak sel-sel pernapasan, sehingga pencegahan dini sangat penting untuk menghindari komplikasi.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Bantul Catat Rekor 131 Hari Tanpa Hujan Akibat El Nino 2026
Kabupaten Bantul mencatat durasi tanpa hujan terpanjang di Indonesia sepanjang 131 hari akibat dampak El Nino kuat, memperparah kondisi kekeringan di 25 provinsi.
22 September 2026

Puncak Musim Hujan 2026/2027 Diprediksi Terjadi Desember hingga Februari
Sebagian besar wilayah Indonesia akan mengalami puncak musim hujan pada Desember hingga Februari dengan distribusi wilayah berbeda-beda berdasarkan zona iklim.
22 September 2026

Jatim Masuki Puncak Kemarau, Hujan Baru Meningkat Akhir Tahun
Jawa Timur kini berada di puncak musim kemarau akibat El Nino sangat kuat, dengan hujan diperkirakan tetap rendah hingga November, baru mulai membaik pada Desember 2026.
22 September 2026

Kawah Baru di Bulan Terbentuk Akibat Tumbukan Abaduan
Temuan kawah baru berdiameter 222 meter di Bulan, hasil benturan asteroid atau komet, menjadi perhatian ilmuwan karena dampaknya yang luas dan signifikan.
22 September 2026
Berita Lainnya

Penataan Klaster Diaspora Dorong Sinergi Kebijakan Nasional
Selasa, 22 September 2026, 23.23 WITA

Bulog Buka Peluang Kerja untuk Keluarga ASN Korban Penembakan Papua
Selasa, 22 September 2026, 23.23 WITA

Polisi Gagalkan Peredaran Etomidate via Sistem Tempel di Jakbar
Selasa, 22 September 2026, 23.22 WITA

KI sebagai Aset Jaminan Dorong Pertumbuhan UMKM
Selasa, 22 September 2026, 23.22 WITA

Laboratorium Narkotika Sintetis Dibongkar di Gambir
Selasa, 22 September 2026, 23.22 WITA

Kejari Mimika Tuntaskan Rp26,36 M dari Terpidana Korupsi Aerosport
Selasa, 22 September 2026, 23.22 WITA

Stadion Pajajaran Bogor Capai 39 Persen Penyelesaian
Selasa, 22 September 2026, 23.21 WITA

Pemimpin Dunia Hadir di PBB Bahas Transformasi dan Kepercayaan Global
Selasa, 22 September 2026, 23.21 WITA

