Insentif Motor Listrik Disetujui Rp3 Juta per Unit
Pemerintah menetapkan insentif pembelian motor listrik sebesar Rp3 juta per unit, dengan anggaran total Rp3 triliun untuk 1 juta unit produksi dalam negeri, menyesuaikan kapasitas produksi yang masih terbatas.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 1 September 2026, 23.36 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 14x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Pemerintah resmi menetapkan insentif pembelian motor listrik sebesar Rp3 juta per unit, lebih rendah dari rencana awal yang diusulkan senilai Rp5 juta. Keputusan ini diambil sebagai bagian dari strategi penguatan industri dalam negeri, dengan alokasi anggaran sebesar Rp3 triliun yang diharapkan mampu menopang produksi hingga mencapai 1 juta unit motor listrik dalam beberapa tahun ke depan. Menteri Keuangan menyatakan bahwa program ini tidak ditargetkan habis dalam satu tahun, mengingat kapasitas produksi yang saat ini belum mampu mengejar target tersebut.
Dalam pernyataannya di Jakarta, Menteri Keuangan menilai realisasi produksi motor listrik dalam negeri masih jauh dari angka 1 juta unit. Ia memperkirakan pada akhir tahun ini, jumlah yang dapat diproduksi hanya mencapai sekitar 100 ribu unit, dengan beberapa perusahaan baru mampu memproduksi 20 ribu unit per tahun. Hal ini menjadi pertimbangan utama dalam menentukan besaran insentif yang disesuaikan dengan ketersediaan kapasitas produksi.
Pemerintah tetap membuka ruang untuk penyesuaian anggaran jika terjadi peningkatan kebutuhan atau perkembangan industri yang lebih pesat. Menteri Keuangan menyatakan akan meninjau kembali penyerapan anggaran hingga akhir tahun dan mempertimbangkan penambahan dana jika diperlukan. Ia juga mengungkapkan rencana untuk berkoordinasi langsung dengan Menteri Perindustrian guna memastikan kelancaran implementasi program, yang seharusnya mulai berjalan pada bulan September.
Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk mendorong transformasi sektor transportasi melalui kendaraan listrik, dengan fokus pada penguatan ekosistem produksi dalam negeri. Meski insentif untuk konsumen disesuaikan, pemerintah tetap berkomitmen pada pencapaian target 1 juta unit motor listrik, dengan aturan teknis yang masih menunggu penerbitan Peraturan Menteri Keuangan. Besaran insentif Rp3 juta per unit hingga saat ini masih bersifat finalisasi, namun tidak lagi berubah dari keputusan terakhir.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Honda Bikers Day 2026 Tancapkan Semangat Kebangkitan di Ambarawa
Acara puncak Honda Bikers Day 2026 digelar di Ambarawa dengan tema Legacy of Spirit, menegaskan komitmen mempererat persaudaraan dan berdampak positif pada ekonomi lokal.
24 Oktober 2026

Honda ADV160 Uji Ketangguhan di Jalur Menantang
Dua puluh jurnalis menguji performa New Honda ADV160 dalam perjalanan 151 kilometer dari Semarang ke Ambarawa melalui berbagai kondisi jalan.
24 Oktober 2026

Veloz Hybrid Puncaki Penjualan Hybrid di Indonesia
Toyota Veloz Hybrid menduduki posisi teratas penjualan hybrid nasional pada September 2026, mengungguli Innova Zenix Hybrid dengan selisih 182 unit berdasarkan data wholesales Gaikindo.
24 Oktober 2026

BYD Atto 1 Kuasai Pasar Mobil Listrik September 2026
BYD Atto 1 memimpin penjualan mobil listrik di Indonesia dengan distribusi 4.840 unit sepanjang September 2026, unggul jauh dari pesaing lainnya.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

D-8 Dorong Perdamaian Melalui Diplomasi dan Kolaborasi Ekonomi
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.26 WITA

Madrasah Harus Jadi Ruang Belajar Inklusif dan Aman Digital
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.26 WITA

PLTS Terapung di Waduk Tembesi Capai 74 Persen Progres
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.25 WITA

OJK Sultra Dorong Inklusi Keuangan Lewat BIK 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.25 WITA

Gubernur Kalteng Tanam Pohon di Lokasi Karhutla Tumbang Nusa
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.24 WITA

Menteri Tinjau Langsung BSPS di Jakarta Barat
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.24 WITA
Sulut Juara Umum Kejurnas Pacuan Kuda 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.23 WITA

7 Kebiasaan Sederhana untuk Hidup Lebih Bahagia
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.21 WITA

