Investasi Bodong Pakai Mobil Mewah, 50 Orang Kehilangan Rp70 Miliar
Dua pelaku yang mengaku pakar finansial menghilang setelah menarik dana lebih dari 50 orang dengan janji imbal hasil tinggi, menyisakan kerugian hingga Rp70 miliar dan menyulut penyelidikan polisi.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 1 September 2026, 22.29 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Dua individu yang mengklaim sebagai ahli keuangan dan pengelola investasi menghilang secara tiba-tiba setelah tiga tahun menarik dana dari lebih dari lima puluh investor. Mereka, Lim Jian Bin (36) dan Jason Fong Wai Hong (46), sebelumnya dikenal kerap tampil dengan kendaraan mewah seperti Lamborghini dan aksesori mewah, menjanjikan imbal hasil tetap hingga 15% per tahun. Namun, pada April dan Juli 2026, keduanya secara resmi dinyatakan bangkrut, menimbulkan kegaduhan di kalangan korban yang kini berusaha memulihkan uang mereka.
Salah satu skema utama mereka adalah melalui perusahaan mesin penjual otomatis bernama Nozomii Vending, yang menyatakan mengoperasikan lebih dari 500 unit. Dengan janji imbal hasil 5% hingga 10% per tahun, lebih dari 40 investor menyetorkan dana hingga 4 juta dolar Singapura (sekitar Rp56 miliar). Seorang penasihat keuangan yang menanamkan 484.300 dolar Singapura—sebagian besar dari pinjaman bank—mengungkapkan bahwa pembayaran awal tetap dilakukan, namun kemudian terhenti secara perlahan hingga berhenti total.
Selain itu, keduanya juga menjalankan skema investasi properti komersial, termasuk satu unit di Telok Blangah Heights yang dijanjikan dividen tahunan 15% untuk investasi senilai 50.000 dolar Singapura. Pembebanan imbal hasil dilakukan selama dua tahun pertama, namun pada 2025, pembayaran berhenti. Setelah para investor menuntut penjelasan, Fong menghilang dari komunikasi, termasuk menghilang dari grup WhatsApp. Mantan istrinya sempat menjanjikan pemulihan dana, tetapi tidak memberikan bukti konkret.
Lim Jian Bin, yang mengaku mantan sopir taksi online, membangun citra sebagai pengusaha sukses melalui media sosial dan seminar kekayaan. Ia menyebut Fong sebagai mentor dan mengiklankan kerja sama bisnis perawatan wajah Korea pada April 2023. Dalam unggahan yang kini telah dihapus, terlihat mereka berdua di depan deretan mobil mewah saat perjalanan ke Kuala Lumpur. Setelah kegagalan bisnis, Lim mengirim pesan kepada investor yang menyatakan dirinya menjadi korban pelecehan dan sabotase, serta menyampaikan permintaan maaf secara emosional.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Wiper Tak Boleh Dinyalakan Saat Kaca Tertutup Abu Vulkanik
Abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau yang menutupi kaca mobil berpotensi menyebabkan baret jika wiper digunakan secara salah, sebagaimana dijelaskan pakar otomotif ITB.
8 September 2026

Agustus 2026 Catat Rekor Penjualan Mobil Baru
Penjualan mobil baru di Indonesia mencapai rekor tertinggi sepanjang 2026, didorong lonjakan penjualan ritel dan momentum GIIAS yang sukses menarik minat konsumen.
8 September 2026

Penjualan Mobil Agustus 2026 Tembus Rekor 83 Ribu Unit
Penjualan mobil ritel di Agustus 2026 mencatat rekor tertinggi sepanjang tahun, melampaui angka 80 ribu unit, didorong oleh momentum GIIAS 2026 dan pertumbuhan tahunan signifikan.
8 September 2026

Pemerintah Siap Bangun Pabrik Motor Listrik Nasional
Pemerintah RI menegaskan komitmen membangun pabrik motor listrik sendiri melalui program MOLINAS demi percepatan industri hijau dan kemandirian teknologi nasional.
8 September 2026
Berita Lainnya

Abu Vulkanik Anak Krakatau Picu Iritasi Kulit, Ini Penjelasannya
Rabu, 9 September 2026, 07.45 WITA

Dua Masker Lebih Efektif? Ini Penjelasan Dokter Paru
Rabu, 9 September 2026, 07.44 WITA

Perlindungan Anabul Saat Hujan Abu Vulkanik
Rabu, 9 September 2026, 07.44 WITA

Lima Langkah Tangani Paparan Abu Vulkanik Secara Aman
Rabu, 9 September 2026, 07.43 WITA

Paparan Abu Vulkanik dan Risiko Silikosis, Ini Penjelasan Ahli
Rabu, 9 September 2026, 07.43 WITA

PAG Disejajarkan Singapura sebagai Pusat LNG Asia
Rabu, 9 September 2026, 07.37 WITA

Bandara Soekarno-Hatta dan Lokasi Lain Segera Beroperasi Kembali
Rabu, 9 September 2026, 07.37 WITA

Indonesia Pionir B50, Eropa dan Jepang Pelajari Skema Suksesnya
Rabu, 9 September 2026, 07.36 WITA


