Investasi Pupuk dan Perkapalan Jadi Fokus Kerja Sama RI-Rusia
Kunjungan Presiden Prabowo ke Rusia berbuah kesepakatan awal untuk studi kelayakan investasi pupuk urea di Vladivostok dan penjajakan kapal perikanan canggih.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 4 September 2026, 09.27 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Presiden Prabowo Subianto resmi menyelesaikan kunjungan kenegaraan ke Rusia, yang berlangsung sebagai respons atas undangan Presiden Vladimir Putin. Setelah menyelesaikan rangkaian pertemuan strategis, rombongan kepala negara tiba di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, sekitar pukul 03.00 WIB. Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan bilateral, khususnya dalam bidang ekonomi dan strategis, melalui forum Eastern Economic Forum (EEF) ke-11 di Vladivostok.
Dalam pertemuan tingkat tinggi, dua negara menekankan pentingnya kerja sama lintas sektor, termasuk pertanian, energi, sumber daya mineral, pertahanan, serta investasi dan perkapalan. Salah satu hasil konkret yang disepakati adalah penjajakan investasi Pupuk Indonesia untuk membangun pabrik urea di wilayah Vladivostok. Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO Danantara, Rosan P. Roeslani, menyatakan bahwa penandatanganan joint study telah dilakukan oleh Pupuk Indonesia bersama mitra Rusia untuk menilai kelayakan proyek tersebut.
Peningkatan kinerja dan efisiensi operasional Pupuk Indonesia menjadi dasar kepercayaan diri untuk ekspansi global. Menurut Rosan, investasi di Vladivostok bukan hanya menopang ekspor, tetapi juga mendukung ketahanan pangan dan industri nasional. Direktur Utama Pupuk Indonesia, Rahmad Pribadi, menambahkan bahwa lokasi Vladivostok yang berhadapan langsung dengan kawasan Pasifik menjadi pertimbangan strategis, mengingat wilayah tersebut merupakan pasar utama produk pupuk Indonesia.
Selain sektor pertanian, kedua pemimpin juga membahas potensi kerja sama di bidang perkapalan. Putin menawarkan kapal perikanan berukuran lebih dari 102 meter yang dilengkapi teknologi mutakhir untuk pengolahan ikan secara langsung di laut. Tawaran ini direspons positif oleh Prabowo, yang akan mengirimkan tim teknis untuk mengevaluasi keunggulan dan kelayakan pemanfaatan kapal tersebut. Dukungan dari perjanjian perdagangan bebas antara Indonesia dan kawasan Eurasia juga diharapkan mendorong pertumbuhan perdagangan dan investasi dua negara, setelah pertumbuhan perdagangan bilateral mencapai lebih dari 12 persen dalam tahun terakhir.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Chery AiMoga Ekspor 2.000 Robot ke Lebih dari 60 Negara
Perusahaan robotika AiMoga, kolaborator strategis Chery, telah mengirim lebih dari 2.000 unit robot ke lebih dari 60 negara secara kumulatif, dengan fokus ekspansi di Asia Tenggara, Timur Tengah, Eropa, Afrika, dan Amerika Latin.
8 September 2026

Dampak Ekonomi Gangguan Penerbangan Akibat Abu Vulkanik Bisa Capai Rp100 Miliar
Gangguan penerbangan akibat sebaran abu vulkanik berpotensi menimbulkan kerugian ekonomi hingga Rp100 miliar jika berlangsung lebih dari lima hari tanpa respons cepat dari semua pihak terkait.
8 September 2026

Implementasi E20 Tahun 2028, Pemerintah Percepat Investasi Pabrik Etanol
Pemerintah menargetkan pencampuran etanol 20% dalam bensin (E20) mulai berlaku di seluruh Indonesia pada 2028, didukung percepatan pembangunan pabrik dan kebijakan tanpa cukai untuk bioetanol.
8 September 2026

Anggaran Cost Recovery Naik, Produksi Migas Turun: Mekeng Minta Transparansi
Ketua Komisi XII DPR mempertanyakan kenaikan cost recovery yang tak sejalan dengan penurunan produksi migas nasional, menekankan perlunya transparansi dan akuntabilitas atas penggunaan uang negara.
8 September 2026
Berita Lainnya

Wiper Tak Boleh Dinyalakan Saat Kaca Tertutup Abu Vulkanik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Perselisihan Antrean SPKLU Berujung Kekerasan Fisik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Xiaomi Perkenalkan SUV Skynomad dengan Teknologi EREV di China
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Startup AS Siap Kirim Wahana ke Alpha Centauri dengan Modal Rp265 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.37 WITA

Purbaya Perkenalkan Skema Pinjaman Infrastruktur Berbasis DBH
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Cukai Bioetanol Dihapus, Ekspektasi Bensin Hijau Capai E20 2028
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA

Potensi Ekonomi Syariah Capai Rp 343 Triliun
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA

Pemerintah Percepat Penyaluran B50, Targetkan 16,8 Juta KL di 2026
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA


