Minggu, 25 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Investor Indonesia Diminta Tetap Cerdas di Tengah Gejolak Pasar

BEI tekankan pentingnya disiplin, kewaspadaan, dan ketahanan mental bagi investor dalam menghadapi volatilitas pasar modal.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Rabu, 14 Oktober 2026, 21.07 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 51x dibuka
Investor Indonesia Diminta Tetap Cerdas di Tengah Gejolak Pasar📷 CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Bursa Efek Indonesia (BEI) mengingatkan para pelaku pasar untuk menjaga keseimbangan emosional dan menghindari keputusan berbasis emosi saat menghadapi fluktuasi pasar. Dalam acara Ring the Bell for Financial Literacy 2026 di Jakarta, Direktur Keuangan, SDM, dan Umum BEI menekankan bahwa karakter investor masa kini harus dibentuk melalui tiga pilar utama: kecerdasan, kewaspadaan, dan ketahanan.

Ketiga nilai tersebut menjadi inti dari tema World Investor Week 2026 yang digelar secara global, dengan fokus pada penguatan literasi keuangan di tengah meningkatnya kompleksitas pasar dan ancaman digital. BEI menegaskan bahwa investor yang tangguh tidak mudah terpengaruh gejolak, tetap menjaga disiplin, dan tidak mengambil langkah impulsif meski harga saham bergerak tajam.

Dalam konteks Indonesia, jumlah investor pasar modal yang telah melebihi 32 juta SID menunjukkan pertumbuhan signifikan, terutama dari kalangan generasi muda yang memulai investasi melalui platform digital. Karena itu, BEI menekankan bahwa akses yang lebih luas harus diimbangi dengan pemahaman mendalam terhadap risiko dan karakteristik produk investasi. Setiap keputusan harus didasarkan pada profil risiko pribadi, bukan tren atau informasi sembarangan.

BEI juga menyoroti perlunya verifikasi informasi sebelum melakukan transaksi dan perlindungan data pribadi sebagai bentuk kewaspadaan aktif. Dengan membangun budaya investasi yang bijak, BEI berharap pasar modal nasional dapat tumbuh secara sehat, inklusif, dan berkelanjutan. Pesan ini disampaikan sebagai bagian dari inisiatif internasional yang melibatkan 62 bursa efek di seluruh dunia.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya