Rabu, 30 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Iran Dorong Kerja Sama Regional dengan Uzbekistan dan Azerbaijan

Presiden Iran menegaskan komitmen memperdalam hubungan bilateral dengan Uzbekistan dan Azerbaijan melalui dialog langsung dan peningkatan kerja sama lintas negara.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Rabu, 30 September 2026, 15.36 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 5x dibuka
Iran Dorong Kerja Sama Regional dengan Uzbekistan dan Azerbaijan📷 ANTARA

Kendari, ıNarasikita - Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyampaikan tekad kuat negaranya untuk memperkuat hubungan dengan Uzbekistan dan Azerbaijan dalam dua pertemuan terpisah dalam seminggu. Dalam percakapan telepon dengan Presiden Uzbekistan Shavkat Mirziyoyev, Pezeshkian menekankan pentingnya menjalin kerja sama strategis dengan negara-negara tetangga, khususnya yang memiliki kebijakan luar negeri selaras. Ia menegaskan bahwa memperluas jaringan kerja sama regional merupakan bagian dari prioritas utama kebijakan luar negeri Iran.

Pertemuan dengan Wakil Perdana Menteri Azerbaijan Shahin Mustafayev di ibu kota Teheran menandai langkah konkret dalam memperkuat koordinasi bilateral. Pezeshkian menyoroti potensi kerja sama di sektor energi, transportasi, dan perdagangan, sekaligus menekankan pentingnya menjaga stabilitas dan saling percaya antar negara. Ia menyebut bahwa hubungan dengan negara-negara yang "bersahabat dan sepaham" menjadi fondasi utama dalam pendekatan diplomasi Iran.

Di sisi lain, Presiden Uzbekistan menanggapi dengan positif perkembangan hubungan bilateral, menyebut momentum kerja sama kian menguat dalam berbagai bidang, termasuk ekonomi dan teknologi. Ia menilai kolaborasi kedua negara telah menunjukkan progres signifikan dalam dua tahun terakhir, dan menekankan pentingnya menjaga momentum tersebut melalui langkah-langkah nyata.

Wakil Perdana Menteri Azerbaijan menegaskan bahwa Baku berkomitmen untuk melanjutkan perjanjian yang telah disepakati dengan Iran. Ia menekankan perlunya implementasi cepat terhadap kesepakatan yang telah dicapai, terutama dalam bidang infrastruktur dan perdagangan lintas batas. Menurutnya, kerja sama dengan Iran tidak hanya menguntungkan secara ekonomi, tetapi juga memperkuat stabilitas regional.

Di sela pertemuan, Fars News Agency melaporkan bahwa Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, Mohsen Rezaei, menyampaikan kepada Mustafayev bahwa Teheran telah menyampaikan syarat kepada Amerika Serikat untuk menghentikan ketegangan dan membuka kembali Selat Hormuz. Namun, menurut Rezaei, Presiden Donald Trump belum mampu mengambil keputusan akibat keterbatasan otoritas. Pernyataan ini menjadi bagian dari upaya diplomasi Iran untuk menekan tekanan internasional.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya