Sabtu, 3 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Isu Emas Palsu ANTAM 109 Ton Dibantah Kejaksaan

Kejaksaan Agung menegaskan bahwa emas dalam perkara dugaan korupsi 2010–2021 bukan palsu, melainkan terkait pelanggaran merek, bukan keaslian logam.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Sabtu, 3 Oktober 2026, 12.06 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 7x dibuka
Isu Emas Palsu ANTAM 109 Ton Dibantah Kejaksaan📷 CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Isu yang menyebutkan bahwa 109 ton emas milik ANTAM diklaim sebagai emas palsu kembali muncul di media sosial, menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat. Narasi tersebut mengedarkan kembali pemberitaan lama dari tahun 2024 tanpa konteks lengkap, sehingga memicu kesalahpahaman bahwa terdapat kasus baru terkait keaslian emas ANTAM. Padahal, peristiwa tersebut berkaitan dengan dugaan pelanggaran merek, bukan pemalsuan logam mulia.

Kejaksaan Agung Republik Indonesia telah memberikan klarifikasi resmi terkait perkara tersebut pada 2024. Dalam keterangan resmi, disebutkan bahwa emas yang menjadi objek penyidikan bukanlah emas palsu. Perkara yang ditangani berpusat pada dugaan penggunaan merek Logam Mulia ANTAM secara ilegal pada logam milik pihak lain, bukan pada keaslian emas itu sendiri. Hal ini menekankan bahwa persoalan hukum berada pada aspek hak kekayaan intelektual, bukan pada kualitas fisik produk.

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung saat itu, Ketut Sumedana, pernah menegaskan bahwa perbedaan harga dalam kasus tersebut disebabkan oleh pelanggaran merek, bukan karena emas tersebut tidak asli. "Informasi yang beredar tentang emas palsu tidak benar. Emas tersebut asli, tetapi merek ANTAM ditempelkan tanpa izin oleh pihak-pihak tertentu, sehingga menimbulkan selisih harga," ujar dia dalam pernyataan resmi tahun 2024 yang kembali dikutip sebagai rujukan faktual.

ANTAM sebagai produsen emas Logam Mulia mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya pada informasi yang tidak diverifikasi. Masyarakat diminta memperhatikan kemasan produk dan fitur keamanan seperti kode verifikasi yang tersedia di aplikasi CertiEye. Verifikasi lebih lanjut dapat dilakukan melalui Butik Emas Logam Mulia ANTAM yang telah resmi dilengkapi alat uji standar. Dengan demikian, keaslian emas dapat dipastikan tanpa terpengaruh oleh informasi yang tidak akurat atau tersebar tanpa konteks.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya