Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Jaecoo J5 EV Meluncur di Malaysia dengan Harga Lebih Tinggi dari Indonesia

Jaecoo J5 EV diluncurkan di Malaysia dengan harga Rp522,2 juta, jauh melampaui harga di Indonesia yang berkisar Rp279,9–324,9 juta, meski spesifikasi dan struktur pajak berbeda antar negara.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Rabu, 2 September 2026, 22.33 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Jaecoo J5 EV Meluncur di Malaysia dengan Harga Lebih Tinggi dari Indonesia
Foto: CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Jaecoo J5 EV secara resmi meluncur di pasar Malaysia pada 2 September, menawarkan satu varian dengan harga on the road tanpa asuransi sebesar RM118.800, setara Rp522,2 juta berdasarkan kurs Rp4.395,3 per ringgit. Angka ini jauh melampaui harga kendaraan listrik serupa yang dipasarkan di Indonesia, di mana varian Standard dibanderol Rp279,9 juta dan Premium seharga Rp324,9 juta. Perbedaan harga mencapai Rp197,3 juta untuk varian Premium dan Rp242,3 juta lebih mahal dibandingkan varian Standard.

Meskipun terdapat selisih harga yang signifikan, perbandingan langsung antara pasar Malaysia dan Indonesia tidak sepenuhnya seimbang. Perbedaan regulasi, struktur pajak, tingkat produksi lokal, serta standar pengujian jarak tempuh menentukan harga akhir yang berbeda. Di Malaysia, mobil ini dilengkapi baterai LFP dari CATL dengan kapasitas 58,9 kWh dan jarak tempuh 402 km berdasarkan standar WLTP, berbeda dengan versi Indonesia yang menggunakan baterai 60,9 kWh dan menawarkan jarak tempuh 461 km berdasarkan metode NEDC.

Dari segi performa, kedua versi memiliki motor listrik 155 kW (211 PS) dan torsi 288 Nm, dengan akselerasi 0–100 km/jam dalam 7,7 detik dan kecepatan maksimal 175 km/jam. Perbedaan juga terjadi pada ground clearance, yaitu 174 mm di Malaysia dan 200 mm di Indonesia. Kapasitas bagasi utama sama, 480 liter, namun ruang bagasi saat kursi dilipat mencapai 1.284 liter di Malaysia dan 1.180 liter di Indonesia, sementara frunk tetap 35 liter di kedua versi.

Pengembangan produksi di Malaysia dilakukan secara CKD di pabrik Chery, Shah Alam, dengan dukungan pengisian cepat DC hingga 130 kW—dari 30 hingga 80 persen dalam 28 menit—dan pengisian AC 11 kW. Di Indonesia, mobil dirakit di Bekasi dan Bogor melalui fasilitas Handal Indonesia Motor serta Inchcape Indomobil Manufacturing Indonesia. Malaysia juga menyediakan paket peluncuran senilai RM10.000 untuk 1.000 unit pertama hingga 31 Oktober 2026, mencakup asuransi satu tahun, charger rumah, dan kabel V2L. Garansi kendaraan berlaku hingga tujuh tahun atau 150.000 km, sedangkan baterai mendapatkan jaminan 10 tahun atau 200.000 km.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya