Jasa Marga Kokohkan Fondasi, Tumbuhkan Ekosistem Bisnis
Kinerja operasional dan strategi pengembangan aset memperkuat prospek Jasa Marga di tengah dinamika pasar modal dan transformasi BUMN.
Redaksi iNarasikita·Sabtu, 19 September 2026, 14.46 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 2x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Kinerja Semester I-2026 Jasa Marga menunjukkan soliditas fundamental yang menarik bagi investor. Pendapatan usaha mencapai Rp10,31 triliun, naik 7,6% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya, didorong oleh kontribusi pendapatan tol sebesar Rp9,5 triliun (tumbuh 6,8% yoy) serta pendapatan usaha lain yang melonjak 17,6% menjadi Rp798,2 miliar. Pertumbuhan ini mencerminkan efisiensi operasional dan daya tarik aset yang terus berkembang.
EBITDA perusahaan tercatat sebesar Rp6,99 triliun, meningkat 8,1% dari tahun sebelumnya, dengan margin EBITDA mencapai 67,8%, menunjukkan kualitas arus kas yang kuat. Laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp1,91 triliun, tumbuh 2,0% secara tahunan. Gearing Ratio tetap terkendali di level 1,2 kali, sementara Interest Coverage Ratio meningkat menjadi 3,9 kali, menandakan kesehatan keuangan dan kapasitas untuk menopang investasi jangka panjang.
Pertumbuhan Jasa Marga tidak hanya ditopang oleh ekspansi jaringan, tetapi juga optimalisasi aset yang sudah beroperasi dan percepatan kontribusi ruas baru. Dengan mengelola 1.294 km jalan tol operasional dan total konsesi mencapai 1.736 km, perusahaan mendominasi pasar komersial dengan pangsa sekitar 42%. Dari 36 konsesi, 29 sudah beroperasi penuh, tiga lainnya beroperasi sebagian, dan tiga masih dalam tahap pembangunan.
Ke depan, fokus investor akan bergeser dari volume aset ke kualitas portofolio, produktivitas, efisiensi pendanaan, dan return atas investasi. Transformasi BUMN serta sinergi dengan Danantara diharapkan menjadi pendorong utama dalam memperkaya narasi investasi Jasa Marga. Kemampuan perusahaan menjaga core business sambil memperluas ekosistem bisnis menjadi kunci daya tarik di tengah dinamika sektor infrastruktur.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Threads Perluas Fitur Pengawasan Orang Tua di Asia Pasifik
Meta meluncurkan fitur pengawasan orang tua di Threads untuk remaja di wilayah Asia Pasifik, termasuk Indonesia, dengan kontrol privasi, batas waktu, dan pemantauan aktivitas harian.
19 September 2026

Fitur Keamanan Grab: AudioProtect dan SOS Button
Grab meluncurkan dua fitur keamanan utama, AudioProtect dan SOS Button, untuk melindungi penumpang dan mitra pengemudi selama perjalanan.
19 September 2026

Harga BBM Nonsubsidi Naik Mulai 1 September 2026
Sejumlah merek BBM nonsubsidi di seluruh Indonesia mengalami kenaikan harga per 1 September 2026, termasuk Pertamax Turbo, Dexlite, dan produk premium lainnya, sementara BBM bersubsidi tetap stabil.
19 September 2026

Indonesia Resmikan Kapal Induk Pertama dari Italia
Kapal induk Giuseppe Garibaldi tiba di Tanjung Priok, menandai kehadiran kapal induk pertama bagi Indonesia setelah proses pengiriman dari Italia.
19 September 2026
Berita Lainnya

Prabowo Sebut Dua Tahun Kepemimpinan Momentum Tepat untuk Evaluasi Kabinet
Sabtu, 19 September 2026, 15.50 WITA

Prabowo Soroti Akademisi yang Bela Keuntungan Asing
Sabtu, 19 September 2026, 15.50 WITA

KPK Perluas Penyelidikan Suap HGB dengan Geledah Rumah dan Kantor
Sabtu, 19 September 2026, 15.49 WITA

KPK Pertimbangkan Periksa Menteri ATR/BPN dalam Kasus Suap HGB
Sabtu, 19 September 2026, 15.49 WITA

Nusron Wahid Serahkan Proses Hukum ke KPK
Sabtu, 19 September 2026, 15.49 WITA

Pria Viral Tendang Wanita di Mal Jadi Tersangka
Sabtu, 19 September 2026, 15.49 WITA

ASN Kemenpora Diduga Tanam Ganja di Rumah Pribadi
Sabtu, 19 September 2026, 15.49 WITA

KPK Fokus Lengkapi Bukti Sebelum Panggil Nusron Wahid
Sabtu, 19 September 2026, 15.49 WITA

