Kamis, 10 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Jasa Marga Siapkan Rp12 Triliun untuk 5 Proyek Tol Hingga 2026

Jasa Marga memproyeksikan belanja modal mencapai Rp12 triliun hingga akhir 2026 untuk dukung pembangunan lima proyek jalan tol strategis.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Rabu, 9 September 2026, 19.31 WITA·👁 4 orang membaca· 2 hari ini · 10x dibuka
Jasa Marga Siapkan Rp12 Triliun untuk 5 Proyek Tol Hingga 2026📷 CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Perusahaan pengelola jalan tol nasional, PT Jasa Marga (Persero) Tbk, menargetkan realisasi belanja modal (capex) hingga akhir 2026 mencapai sekitar Rp12 triliun. Anggaran tersebut akan digunakan untuk pemeliharaan infrastruktur, operasional harian, serta pembangunan lima proyek jalan tol baru yang sedang dalam proses pengerjaan. Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, menyampaikan bahwa hingga saat ini serapan capex telah mencapai Rp4,4 triliun, dengan progres selanjutnya tergantung pada kecepatan pelaksanaan di lapangan.

Dari lima proyek yang tengah dikembangkan, Jalan Tol Jakarta-Cikampek (Japek) II Selatan menjadi salah satu fokus utama yang kini berada di tahap akhir penyelesaian. Proyek ini nantinya akan terhubung langsung dengan Jalan Tol Purbaleunyi dan JORR II, meningkatkan konektivitas antarwilayah Jabodetabek. Selain itu, Jasa Marga juga membangun Tol Akses Patimban sepanjang 14 kilometer sebagai bagian dari kewajiban pengembangan infrastruktur pelabuhan, dengan target operasional pada 2028.

Pada jalur Yogyakarta, dua segmen dari proyek Jalan Tol Yogyakarta-Bawen sedang dalam tahap penyelesaian. Seksi 1 Yogyakarta-Banyurejo ditargetkan mendapatkan Sertifikat Laik Operasi (SLO) pada akhir September 2026, sementara Seksi 6 Ambawara-Bawen telah memasuki uji layak dan operasi, dengan rencana beroperasi akhir tahun ini. Di jalur Yogyakarta-Solo, segmen Kartosuro-Palur telah beroperasi penuh, sementara segmen Purwomartani-Maguwoharjo masih dalam proses konstruksi, sedangkan Ring Road Sleman ditargetkan siap beroperasi pada 2027.

Sementara itu, proyek Jalan Tol Probolinggo-Banyuwangi (Probowangi) sepanjang 49,68 kilometer juga menunjukkan kemajuan signifikan. Seksi 3 Paiton-Besuki telah selesai dibangun, dan perseroan menyiapkan persiapan operasional yang diharapkan rampung pada akhir 2026 atau awal 2027. Dalam laporan kinerja semester I/2026, Jasa Marga mencatat pendapatan usaha sebesar Rp10,31 triliun, tumbuh 7,6% dibanding tahun sebelumnya, didorong kenaikan pendapatan tol sebesar Rp9,5 triliun dan pendapatan usaha lain yang melonjak 17,6% menjadi Rp798,2 miliar.

Pertumbuhan pendapatan ini berdampak positif terhadap kinerja keuangan perusahaan, dengan laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp1,91 triliun, naik 2% dari periode yang sama tahun sebelumnya. Dengan proyeksi capex yang terus berjalan, Jasa Marga menegaskan komitmennya untuk memperluas jaringan tol nasional guna mendukung efisiensi transportasi dan pertumbuhan ekonomi di berbagai daerah.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya