Purbaya Belum Setujui Tambahan Dana IKN Rp15,8 T
Menteri Keuangan belum menyetujui pengajuan tambahan anggaran IKN Rp15,8 triliun karena belum menerima surat resmi dari Otorita IKN.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 9 September 2026, 19.32 WITA·👁 4 orang membaca· 2 hari ini · 10x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menyatakan belum memberikan persetujuan atas usulan tambahan dana pembangunan Ibu Kota Nusantara sebesar Rp15,8 triliun. Ia menegaskan bahwa pihaknya belum menerima surat resmi dari Otorita IKN (OIKN) terkait pengajuan tersebut, sehingga belum dapat mengambil keputusan apapun.
Purbaya menekankan pentingnya proses formal dalam pengajuan anggaran, terlebih untuk proyek strategis nasional seperti IKN. Ia menyatakan bahwa setiap permintaan dana harus disertai dokumen resmi yang menjelaskan secara rinci alasan, rancangan penggunaan, dan urgensi kebutuhan dana tersebut.
Dalam keterangan sebelumnya, OIKN menyampaikan kebutuhan tambahan anggaran sebesar Rp15,8 triliun untuk melanjutkan pembangunan IKN. Rinciannya mencakup Rp7,22 triliun untuk fase kedua dan Rp8,57 triliun untuk fase ketiga, yang ditujukan untuk memastikan kelancaran proyek sesuai rencana jangka panjang.
Pembahasan soal tambahan anggaran tetap berada dalam tahap evaluasi, dengan penekanan pada transparansi dan akuntabilitas. Purbaya menegaskan bahwa keputusan akan diambil setelah menerima dan menelaah proposal secara menyeluruh, termasuk dampak terhadap anggaran negara secara keseluruhan.
Pemerintah tetap berkomitmen pada pengelolaan keuangan yang berkelanjutan, meskipun tetap membuka ruang bagi penyesuaian anggaran jika didukung data dan justifikasi yang kuat.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Telkom Perkuat Infrastruktur Digital untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
Telkom mencatat pertumbuhan kinerja positif di paruh pertama 2026, didorong optimalisasi infrastruktur dan transformasi bisnis berbasis segmen.
10 September 2026

Korea Utara Perluas Fasilitas Pengayaan Uranium, IAEA Catat Perkembangan Mengkhawatirkan
Korea Utara membangun fasilitas pengayaan uranium baru di Yongbyon dan Kangson, dengan kapasitas hingga 28 rangkaian sentrifus, menurut laporan IAEA yang mengandalkan citra satelit dan sumber terbuka.
9 September 2026

Jasa Marga Siapkan Rp12 Triliun untuk 5 Proyek Tol Hingga 2026
Jasa Marga memproyeksikan belanja modal mencapai Rp12 triliun hingga akhir 2026 untuk dukung pembangunan lima proyek jalan tol strategis.
9 September 2026

Demonstran Serang Anggota Parlemen, Proyek Resor Kushner Jadi Sorotan
Aksi unjuk rasa di Tirana memasuki hari ke-101 menolak pembangunan resor mewah yang dikaitkan dengan menantu Presiden AS, dengan massa melemparkan telur ke mobil anggota parlemen.
9 September 2026
Berita Lainnya

Perlindungan Anak Saat Paparan Abu Vulkanik dari Anak Krakatau
Kamis, 10 September 2026, 15.49 WITA

Jaguar Land Rover Potong 4.000 Pekerja Akibat Tekanan Pasar Global
Kamis, 10 September 2026, 15.46 WITA

Atto 1 Pimpin Penjualan Mobil Listrik di Indonesia
Kamis, 10 September 2026, 15.46 WITA

Perpanjang STNK Tanpa KTP Pemilik, Berlaku Hingga 2026
Kamis, 10 September 2026, 15.45 WITA

Malon Lam Diciduk Usai Curi Bitcoin Rp4,2 Triliun untuk Beli Mobil Mewah
Kamis, 10 September 2026, 15.45 WITA

iPhone Duo Siap Meluncur di Indonesia Akhir 2026
Kamis, 10 September 2026, 15.38 WITA

Apple Perkenalkan Seri Wearables Terbaru dengan Fokus Kesehatan dan Performa
Kamis, 10 September 2026, 15.38 WITA

Apple Perkenalkan iPhone Duo, Ponsel Lipat Pertama Secara Global
Kamis, 10 September 2026, 15.38 WITA


