Jelang Konsolidasi Asuransi BUMN, Tata Kelola Jadi Fokus Utama
Konsolidasi 15 asuransi BUMN menjadi tiga entitas utama ditargetkan rampung akhir tahun ini, dengan penekanan pada tata kelola korporasi yang kuat dan akuntabilitas dalam pengambilan keputusan.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 13 Oktober 2026, 21.22 WITA·👁 2 orang membaca· 0 hari ini · 29x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Pemerintah mempercepat proses konsolidasi industri asuransi milik BUMN, dengan target penyelesaian penggabungan belasan perusahaan hingga akhir tahun ini. Proses ini melibatkan tiga segmen utama: asuransi jiwa, asuransi umum, dan asuransi kredit, termasuk entitas syariah yang juga akan digabungkan dalam struktur baru. Langkah ini diharapkan meningkatkan efisiensi dan daya saing sektor asuransi nasional dalam konteks transformasi ekonomi.
Dalam konteks ini, pentingnya tata kelola korporasi yang matang menjadi sorotan utama. Inosentius Samsul, perwakilan dari Danantara Asset Management, menekankan bahwa keputusan strategis harus didukung oleh proses yang transparan dan terdokumentasi dengan baik. Ia menyoroti perlunya penerapan Business Judgment Rule (BJR) bukan hanya sebagai prinsip hukum, tetapi sebagai bagian dari prosedur operasional yang sistematis, mencakup kajian bisnis, hukum, pengelolaan konflik kepentingan, dan mekanisme pengawasan internal.
Perusahaan asuransi pelat merah seperti IFG menegaskan komitmen terhadap transformasi bisnis yang berbasis pada prinsip Good Corporate Governance (GCG). Rizal Ariansyah, Direktur SDM dan Hukum IFG, menekankan bahwa inovasi dan pertumbuhan perlu sejalan dengan disiplin dalam tata kelola. Setiap keputusan harus berlandaskan analisis mendalam, informasi akurat, serta pertimbangan risiko menyeluruh agar perusahaan tetap akuntabel dan mampu menciptakan nilai berkelanjutan.
IFG terus melakukan penyesuaian struktur bisnis melalui optimalisasi sumber daya, penguatan kapasitas operasional, dan efisiensi proses, termasuk melalui konsolidasi internal di dalam ekosistemnya. Perusahaan yang membawahi Jasa Raharja, Jamkrindo, Askrindo, dan Jasindo, serta IFG Life sebagai entitas asuransi jiwa dan kesehatan, berupaya memperkuat ketahanan finansial sejalan dengan rencana merger nasional.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Target PNBP ESDM 2026 Naik Jadi Rp165 Triliun
Pemerintah menaikkan target setoran PNBP sektor energi dan mineral tahun 2026 menjadi Rp165 triliun, didorong capaian positif hingga September yang sudah mencapai 93,78% dari target sebelumnya.
25 Oktober 2026

Rupiah Terus Melemah di Atas Rp18.000/US$
Rupiah mengalami tekanan berkelanjutan dengan nilai tukar menembus level Rp18.040 per dolar AS, dipicu penguatan greenback dan penurunan persepsi investasi global.
25 Oktober 2026

BRILink Agen Fillio Dorong Inklusi Keuangan di Dumai
Layanan keuangan melalui BRILink Agen Fillio di Dumai berhasil meningkatkan akses transaksi keuangan bagi masyarakat, terutama UMKM dan lansia, sekaligus mendukung perputaran ekonomi lokal.
25 Oktober 2026

Obama: Pemilu Sela adalah Batas Terakhir Menghentikan Kebodohan Politik
Mantan Presiden AS Barack Obama menyerukan dukungan terhadap Demokrat dalam pemilu sela, menilai pemerintahan Trump telah membawa kekacauan dan kebijakan yang merusak stabilitas ekonomi dan keamanan nasional.
25 Oktober 2026
Berita Lainnya

Pembantaian Massal Warga Tionghoa di Batavia 1740
Minggu, 25 Oktober 2026, 21.30 WITA

Kim Jong Un Kunjungi China Lewat Jembatan Baru Yalu
Minggu, 25 Oktober 2026, 21.29 WITA

Pencabutan Izin Tambang Emas di Papua Tengah Ditetapkan
Minggu, 25 Oktober 2026, 21.28 WITA

BMKG Lakukan Modifikasi Cuaca di Jakarta untuk Kurangi Polusi
Minggu, 25 Oktober 2026, 21.28 WITA

Pengawal Energi Buka Pendaftaran untuk Lulusan Muda
Minggu, 25 Oktober 2026, 21.26 WITA

Jasa Marga Jalankan Preservasi Berkala Jalan Tol
Minggu, 25 Oktober 2026, 21.25 WITA

Prabowo Bahas Pendidikan Kepemimpinan di Hambalang
Minggu, 25 Oktober 2026, 21.25 WITA

Pemerintah Siapkan Rp883 Miliar untuk Diskon Transportasi Nataru
Minggu, 25 Oktober 2026, 21.21 WITA

