Senin, 14 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

KADIN Perkuat Ekspor Melalui Pelatihan dan Akses Pasar Global

KADIN Indonesia dan Kementerian Perdagangan resmi menjalin kerja sama untuk tingkatkan kapasitas pelaku usaha dan perluas akses pasar ekspor.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Rabu, 2 September 2026, 22.42 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
KADIN Perkuat Ekspor Melalui Pelatihan dan Akses Pasar Global📷 ANTARA

Kendari, ıNarasikita - KADIN Indonesia kembali memperkuat daya saing ekspor pelaku usaha nasional melalui pendekatan strategis berbasis kapasitas dan akses pasar. Dalam kerja sama dengan Kementerian Perdagangan, upaya ini menekankan pentingnya memastikan pelaku usaha tidak hanya mengetahui peluang pasar global, tetapi juga memiliki kemampuan teknis dan operasional untuk mewujudkannya menjadi transaksi nyata.

Fokus utama program adalah memastikan kesiapan pelaku usaha dalam memenuhi standar internasional, serta mampu bersaing secara konsisten di pasar global. Menurut Wakil Ketua Umum Daya Saing Ekspor KADIN, Puti Reno Ali, keberhasilan tidak diukur dari jumlah pelatihan yang diselenggarakan, melainkan dari dampak nyata yang dirasakan, seperti munculnya eksportir baru, meningkatnya volume transaksi, dan keberlanjutan bisnis di pasar internasional.

Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) menjadi langkah konkret dari Nota Kesepahaman (MoU) yang sebelumnya ditandatangani pada Desember 2025 antara Menteri Perdagangan dan Ketua Umum KADIN. Kini, kolaborasi masuk tahap implementasi dengan fokus pada pengembangan kapasitas, ekspansi pasar, dan peningkatan daya saing ekspor secara menyeluruh.

Wakil Ketua Umum Koordinator KADIN Indonesia, Juan Permata Adoe, menegaskan bahwa keberhasilan program harus terukur dari hasil nyata di lapangan. Ia menekankan pentingnya melihat apakah pelaku usaha yang telah dilatih mampu mempertahankan dan mengembangkan bisnisnya di pasar global. Pendekatan ini menempatkan hasil akhir sebagai tolok ukur, bukan sekadar aktivitas pelatihan atau pertemuan pasar.

Dengan pendekatan berbasis dampak, KADIN berkomitmen memastikan bahwa setiap kegiatan tidak hanya bersifat formalitas, tetapi benar-benar mendorong transformasi bisnis yang berkelanjutan. Tujuan akhirnya adalah menciptakan ekosistem ekspor yang kuat, di mana pelaku usaha Indonesia tidak hanya masuk pasar global, tetapi juga tumbuh dan bertahan di tengah kompetisi internasional.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya