Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Katia dan ART: Kisah Perjuangan yang Menggugah

Film "Agensi Rumah Tangga" menggambarkan perjalanan perempuan kehilangan pekerjaan lalu membangun keluarga baru lewat jaringan asisten rumah tangga, dengan pesan mendalam tentang ketahanan dan kebersamaan.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Selasa, 8 September 2026, 11.26 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Katia dan ART: Kisah Perjuangan yang Menggugah
Foto: ANTARA

Kendari, ıNarasikita - Film "Agensi Rumah Tangga" hadir sebagai cerminan realitas sosial yang kaya akan nuansa emosional dan humor ringan. Dibintangi Enzy Storia dalam peran utama sebagai Katia, film ini menggambarkan transformasi hidup seorang perempuan yang terpaksa keluar dari dunia kantor setelah mengalami PHK. Dengan beban cicilan KPR yang menumpuk, Katia memilih jalan tak biasa: menjadi penyalur asisten rumah tangga, sebuah profesi yang sebelumnya tak pernah ia pertimbangkan.

Melalui peran tersebut, Katia tidak hanya menemukan pekerjaan, tetapi juga membangun ikatan emosional yang mendalam dengan para ART yang ia bantu tempatkan. Masing-masing karakter memiliki latar belakang unik—dari ibu rumah tangga yang berjuang demi anak, hingga perempuan yang bekerja di bidang yang biasanya didominasi laki-laki. Hubungan yang awalnya bersifat profesional perlahan berubah menjadi bentuk keluarga alternatif yang saling mendukung.

Ketegangan muncul ketika Katia dihadapkan pada pilihan antara mempertahankan jalan baru yang telah membawanya ke makna kehidupan yang lebih dalam, atau kembali ke dunia kerja yang lebih mapan demi kepuasan ibunya. Pilihan ini menghadirkan konflik batin yang kaya, di mana komedi tidak menggantikan kedalaman, melainkan menjadi alat untuk menyampaikan pesan soal ketahanan perempuan dalam menghadapi tekanan ekonomi dan sosial.

Sutradara Naya Anindita menekankan bahwa film ini bukan sekadar hiburan ringan, melainkan refleksi atas peran perempuan dalam menopang keluarga dan masyarakat. Dengan naskah yang disusun oleh Upi dan Ayu Anggraini Putri, serta adaptasi dari novel populer karya Almira Bastari, film ini berhasil menyatukan elemen drama, komedi, dan romantisme dalam narasi yang autentik. Produser Chand Parwez menegaskan bahwa keberhasilan film terletak pada keseimbangan antara hiburan dan makna.

Dengan pemeran yang beragam, termasuk aktor dan aktris dari latar belakang komika, film ini berhasil menciptakan suasana produksi yang positif dan berdampak langsung pada kualitas akting. Dari Afgansyah Reza hingga Neneng Wulandari, setiap tokoh membawa keaslian yang memperkuat kisah. Film ini akan tayang di bioskop mulai 10 September 2026, menawarkan pengalaman menonton yang menyentuh hati dan mengingatkan penonton akan kekuatan manusia dalam menjaga keluarga di tengah keterbatasan.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya