Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Kawah Ijen Terancam Ditutup Akibat Karhutla di Cagar Alam

TWA Kawah Ijen berpotensi ditutup sementara akibat kebakaran hutan di Cagar Alam Merapi Ungup-Ungup yang menyebar dekat area wisata.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Jumat, 4 September 2026, 22.34 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 4x dibuka
Kawah Ijen Terancam Ditutup Akibat Karhutla di Cagar Alam
Foto: CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Kebakaran hutan dan lahan yang melanda Cagar Alam Merapi Ungup-Ungup sejak Kamis dini hari mengancam kelangsungan operasional Taman Wisata Alam Kawah Ijen di Banyuwangi. Titik api pertama kali terdeteksi pada pukul 00.00 WIB di bagian atas kawasan konservasi, kemudian meluas hingga terlihat dari pemukiman warga di lereng Gunung Ijen. Meski belum menjangkau zona wisata, lokasi kebakaran berjarak sekitar 1 hingga 1,5 kilometer di sebelah timur TWA Kawah Ijen, memicu kekhawatiran atas dampak asap terhadap kesehatan dan keselamatan pengunjung.

Kepala TWA Kawah Ijen, Rusdi Santoso, menyatakan bahwa pihaknya sedang meninjau kemungkinan penutupan sementara kawasan wisata jika kondisi asap memburuk dan mulai mengganggu jarak pandang maupun kualitas udara. Keputusan tersebut masih menunggu surat resmi dari otoritas terkait, namun tetap menjadi langkah antisipatif mengingat kondisi cuaca yang kering dan angin kencang mempercepat penyebaran api. Upaya penanganan terus dilakukan dengan pemantauan intensif dari berbagai instansi.

Tim gabungan dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banyuwangi, Perhutani, serta relawan telah diterjunkan ke lokasi. Namun, akses ke titik api terhambat karena topografi yang sulit, dengan sebagian besar wilayah didominasi tebing dan jurang curam yang tidak memungkinkan pergerakan kendaraan dan alat berat. Kendala ini menyulitkan proses pemadaman dan memperpanjang waktu penanganan.

Purwantono, Kepala Bidang KSDA Wilayah III Jember, menegaskan bahwa hingga Jumat (4/9), kobaran api belum merambah ke zona destinasi wisata Kawah Ijen. Namun, masyarakat dan wisatawan tetap diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama menghindari aktivitas yang dapat memicu api, seperti membuang puntung rokok sembarangan. BKSDA juga telah menempatkan tim pemantau di lokasi rawan seperti Blok Cangkringan dan puncak Merapi Ungup-Ungup untuk memastikan keselamatan jalur pendakian.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya