Kebakaran Hutan Semeru Capai 1.887 Hektare, Kendala Medan Hambat Upaya Pemadaman
Kebakaran hutan di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru meluas hingga 1.887 hektare dalam sembilan hari, dengan akses terbatas akibat medan ekstrem yang menghambat tim gabungan.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 4 September 2026, 12.39 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 6x dibuka
📷 ANTARAKendari, ıNarasikita - Kebakaran hutan yang melanda lereng Gunung Semeru, Kabupaten Lumajang, telah meluas hingga mencapai luasan 1.887 hektare dalam periode sembilan hari terakhir. Kebakaran terjadi di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, yang menjadi kawasan konservasi strategis di Jawa Timur. Api yang berkobar dengan cepat menyebabkan penyebaran luas, terutama di area yang sulit dijangkau karena topografi pegunungan yang curam dan medan berbatu.
Tim gabungan yang dikerahkan untuk memadamkan api menghadapi tantangan signifikan akibat akses terbatas. Rute yang sempit, lereng terjal, serta kondisi tanah yang longsor membuat peralatan berat dan kendaraan operasional kesulitan mencapai titik api. Keterbatasan ini memperlambat upaya pemadaman, sekaligus menambah risiko terhadap keselamatan petugas yang terjun langsung ke lokasi kebakaran.
Kondisi cuaca kering dan angin kencang juga turut memperparah penyebaran api. Meski telah dikerahkan puluhan personel dari berbagai instansi terkait, termasuk instansi kehutanan, TNI, dan Basarnas, upaya penanganan tetap menghadapi hambatan struktural dari geografis wilayah. Pemantauan dilakukan secara terus-menerus untuk memitigasi penyebaran ke area kritis lainnya.
Upaya penanggulangan fokus pada pengendalian api di titik-titik kritis dan pencegahan perluasan ke kawasan lindung. Koordinasi antarinstansi terus diperkuat untuk memastikan respons cepat dan efektif. Pemerintah setempat menegaskan bahwa keselamatan petugas dan perlindungan ekosistem menjadi prioritas utama dalam penanganan kebakaran ini.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Program Pengawal Energi 2026 Siap Perkuat Penyaluran BBM di 3.679 SPBU
Pemerintah meluncurkan Program Pengawal Energi 2026 untuk meningkatkan pengawasan distribusi BBM bersubsidi dan penugasan di seluruh Indonesia melalui penempatan petugas berintegritas.
25 Oktober 2026

Data Center Skala Besar Diminta Mandiri Energi dan Air
Proyek data center besar di Indonesia, terutama yang mendukung kecerdasan buatan, diminta membangun sumber energi dan sistem air mandiri untuk menjaga keseimbangan pasokan nasional.
25 Oktober 2026

Gandrung Sewu 2026 Tampilkan Tradisi Bercahaya di Malam Hari
Pertunjukan kolosal Gandrung Sewu 2026 digelar malam hari di Pantai Marina Boom dengan konsep glow in the dark, menggabungkan seni tradisi dan teknologi modern untuk menarik generasi muda.
25 Oktober 2026

Program Pengawal Energi 2026 Diluncurkan untuk Perkuat Pengawasan BBM
Pemerintah resmi meluncurkan Program Pengawal Energi 2026 untuk memperketat pengawasan penyaluran BBM bersubsidi dan penugasan di 3.679 SPBU melalui pemberdayaan putra-putri daerah.
25 Oktober 2026
Berita Lainnya

Anggota BPK Fathan Subchi Wafat di Usia 56 Tahun
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.59 WITA

Sopir Ojol Korban Tabrakan Mobil BYD Masih Dirawat di RS Fatmawati
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.58 WITA

Santri Klaten Diharapkan Jadi Pilar Pembangunan Indonesia Emas
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.58 WITA

Ribu Warga Albania Demo, Tuntut Mundurnya PM Akibat Krisis Hidup dan Korupsi
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.58 WITA

Prabowo Tegaskan Ketahanan Ekonomi Indonesia Hadapi Tekanan MSCI
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.57 WITA

243 Orang dan 14 Perusahaan Jadi Tersangka Karhutla
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.57 WITA

UMKM Binaan Pertamina Dorong Pemberdayaan Sosial dan Pelestarian Budaya
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.57 WITA

Penangkapan Jaringan Narkoba di Mesuji Ungkap Ratusan Ekstasi dan Senjata Rakitan
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.57 WITA

