Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Kecelakaan Maut di Sirkuit Gong Badak Tewaskan Pembalap Muda Malaysia

Pembalap muda Malaysia, Farres Putra Mohd Fadhil, meninggal dunia akibat cedera parah usai insiden tabrakan tiga motor dalam balapan Kejuaraan Malaysian Cub Prix.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Senin, 31 Agustus 2026, 21.52 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kecelakaan Maut di Sirkuit Gong Badak Tewaskan Pembalap Muda Malaysia
Foto: CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Pembalap berusia 18 tahun, Farres Putra Mohd Fadhil, meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan serius pada ajang Final Kejuaraan CP150 putaran kelima Malaysian Cub Prix di Sirkuit Motorsport Gong Badak, Sabtu (29/8). Insiden terjadi saat tiga pembalap bertabrakan secara bersamaan, menyebabkan Farres mengalami cedera berat pada tubuh. Ia sempat diberikan pertolongan medis di lokasi kejadian sebelum kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Nur Zahirah untuk perawatan lebih lanjut.

Menurut penyelidikan polisi, korban yang berasal dari Selangor dan membela tim CKJ Racing, dinyatakan meninggal dunia setelah tidak berhasil pulih dari luka yang diderita. Otopsi dilakukan pada malam hari untuk menentukan penyebab kematian secara pasti. Kepolisian Kuala Terengganu menyatakan bahwa kecelakaan melibatkan tiga sepeda motor yang saling bertabrakan dalam kondisi balapan yang padat, mengakibatkan penjatuhan dan cedera serius pada pembalap muda tersebut.

Sebagai bentuk penghormatan terhadap almarhum, panitia memutuskan untuk membatalkan balapan kelas ProAm yang seharusnya digelar setelah lomba CP150. Kejadian ini menyisakan duka mendalam di kalangan komunitas balap motor Malaysia, terutama bagi rekan-rekan sesama pembalap dan tim yang ditinggalkan. Peristiwa ini kembali mengingatkan pentingnya standar keselamatan dan mitigasi risiko dalam kompetisi balap motor.

Pihak berwenang menegaskan bahwa penyelidikan tetap berjalan secara menyeluruh untuk memastikan tidak ada kelalaian dalam pengelolaan acara. Hasil pemeriksaan medis dan laporan polisi akan menjadi dasar untuk evaluasi ke depan, terutama dalam konteks fasilitas dan protokol keselamatan di sirkuit balap nasional.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya