Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Kejaksaan Diminta Bangkit dari Tantangan dengan Semangat Kolaborasi

Jaksa Agung menekankan pentingnya kebangkitan institusi melalui refleksi, solidaritas, dan komitmen bersama untuk memulihkan kepercayaan publik.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Rabu, 2 September 2026, 14.45 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kejaksaan Diminta Bangkit dari Tantangan dengan Semangat Kolaborasi
Foto: CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Dalam peringatan Hari Lahir Kejaksaan ke-81, Jaksa Agung menyerukan semangat pemulihan bagi seluruh jajaran, mengingatkan bahwa momentum ini bukan sekadar perayaan, melainkan ajang refleksi atas perjalanan panjang dan tantangan yang sedang dihadapi. Ia menekankan pentingnya kembali kepada nilai-nilai dasar pengabdian, mengingat jasa para pendahulu sekaligus menegaskan komitmen untuk melayani bangsa dan negara dengan tulus dan berintegritas.

Upacara tahun ini mengusung pakaian dinas lapangan (PDL) sebagai simbol kesiapan operasional dan kesadaran kolektif bahwa Kejaksaan harus siap menghadapi berbagai kondisi, kapan pun dibutuhkan. Pemilihan PDL bukan sekadar perubahan gaya seragam, melainkan bentuk pernyataan bahwa setiap insan Adhyaksa harus siap bertindak, bekerja, dan mengabdi tanpa menunggu perintah formal.

Burhanuddin mengakui bahwa institusi pernah menghadapi masa sulit, baik dari dalam maupun luar, yang menimbulkan kekecewaan dan tantangan terhadap marwah. Namun, ia menegaskan bahwa keterpurukan bukan akhir dari segalanya, melainkan peluang untuk berubah dan tumbuh lebih kuat. Setiap ujian harus menjadi titik balik, bukan penghambat, demi membentuk Kejaksaan yang lebih profesional dan dapat dipercaya.

Untuk mencapai pemulihan, ia menekankan bahwa keberhasilan tidak lahir dari satu pihak atau satu generasi, melainkan hasil dari kerja sama, soliditas, dan solidaritas seluruh anggota Korps Adhyaksa. Kebangkitan institusi hanya akan terjadi jika setiap individu memiliki kesadaran kolektif untuk berjalan bersama, saling mendukung, dan tetap fokus pada misi melayani pencari keadilan.

"Badai harus berlalu, tetapi keberanian untuk berdiri bersama harus tetap hidup," tegasnya. Ia menegaskan bahwa kepercayaan publik bukan hak yang melekat, melainkan hasil dari kinerja yang transparan, akuntabel, dan berkelanjutan. Dengan semangat bersama, Kejaksaan diharapkan mampu melewati masa sulit dan kembali menjadi lembaga yang diandalkan dalam menegakkan hukum dan keadilan.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya