Kelas Cuan Bahas Strategi Manajemen Modal di Value Investing
Program edukasi online membahas pentingnya manajemen keuangan dalam investasi berbasis nilai, dengan fokus pada disiplin, alokasi modal, dan mitigasi risiko.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 22 September 2026, 09.02 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Investasi yang berkelanjutan tak hanya bergantung pada pemilihan aset yang tepat, tetapi juga pada kemampuan mengelola modal secara bijak. Di tengah dinamika pasar yang terus berubah, prinsip value investing menjadi acuan utama bagi banyak investor, terutama melalui praktik yang diterapkan oleh tokoh legendaris seperti Warren Buffett. Namun, keberhasilan jangka panjang tetap rentan terhadap kesalahan dalam pengelolaan keuangan, seperti overexposure terhadap satu saham atau reaksi emosional saat harga berfluktuasi.
Untuk itu, Kelas Cuan menghadirkan edukasi khusus bertajuk "Money Management dalam Value Investing" sebagai bentuk pendekatan sistematis terhadap praktik investasi yang berkelanjutan. Melalui sesi daring, peserta diajak memahami prinsip dasar alokasi modal, pengendalian risiko, serta strategi disiplin dalam menentukan posisi investasi. Materi disampaikan secara langsung oleh Value Investor Rivan Kurniawan dan Financial Expert Ayyi Hidayah, dengan fasilitasi Maria Katarina sebagai pembawa acara.
Kelas ini menyediakan wawasan konkret tentang cara meminimalkan kesalahan umum, seperti terlalu banyak berinvestasi dalam satu sektor atau mengabaikan analisis fundamental saat mengambil keputusan. Melalui diskusi interaktif dan studi kasus, peserta akan memperoleh pemahaman mendalam mengenai pentingnya menjaga keseimbangan antara ekspektasi imbal hasil dan keamanan modal. Fokus utama tetap pada pembentukan kebiasaan investasi yang terukur dan bertahan dalam kondisi pasar yang tidak menentu.
Kegiatan akan berlangsung pada Jumat, 25 September 2026, pukul 16.00 WIB. Pendaftaran terbuka mulai 18 September 2026 pukul 15.00 WIB dengan biaya tiket Rp 100.000. Setelah mengikuti seluruh sesi, peserta berhak mendapatkan sertifikat elektronik sebagai bukti partisipasi. Program ini menjadi langkah nyata bagi para investor pemula maupun menengah untuk memperkuat fondasi keuangan secara bertahap.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Sukuk Ritel SR025 Raih Pencapaian Tertinggi dalam Sejarah
Penerbitan sukuk ritel SR025 mencatatkan penjualan tertinggi sepanjang sejarah dengan total Rp29,77 triliun dan jumlah investor terbanyak, 93.548 orang.
22 September 2026

Perempuan Dominasi Pembelian Sukuk Ritel SR025
Sukuk Ritel SR025 mencatat rekor jumlah investor terbanyak sepanjang sejarah, dengan mayoritas dari kalangan perempuan dan total nilai penjualan mencapai Rp29,77 triliun.
22 September 2026

Amran Perintahkan Tambahan Pasokan 300 Ribu Ton Beras Premium ke Ritel
Menteri Pertanian sekaligus Kepala Bapanas memerintahkan Bulog menyalurkan 300 ribu ton beras premium ke ritel modern untuk menutupi kekosongan stok, dengan stok nasional masih mencapai 4,6 hingga 5 juta ton.
22 September 2026

Bayan Resources Dapat Tambahan Kuota Produksi 15–20 Juta Ton
Kementerian ESDM menyetujui RKAB 2026 tiga anak usaha Bayan Resources, memberikan tambahan kuota produksi batu bara sebesar 15 hingga 20 juta ton.
22 September 2026
Berita Lainnya

Padel Jadi Pilihan Olahraga Modern di Kota
Selasa, 22 September 2026, 09.30 WITA

Etomidate dalam Vape: Bahaya Anestesi Ilegal yang Mengancam Jiwa
Selasa, 22 September 2026, 09.29 WITA

Vape Berisi Etomidate Mengancam Jiwa, BPOM Siap Bantu Penyelidikan
Selasa, 22 September 2026, 09.29 WITA

Kucing Menjilat Sesama, Bisa Jadi Bentuk Kekerasan Tersembunyi
Selasa, 22 September 2026, 09.17 WITA

EV Naik, Industri Suku Cadang Tetap Menguntungkan
Selasa, 22 September 2026, 09.15 WITA

Aman Naik Taksi Online Malam Hari, Ini Langkah Praktisnya
Selasa, 22 September 2026, 09.07 WITA

80 Pejuang Houthi Tewas dalam Pertempuran Sengit di Marib
Selasa, 22 September 2026, 09.05 WITA

Insentif Motor Listrik Tertunda, Industri Minta Kepastian Jangka Panjang
Selasa, 22 September 2026, 09.04 WITA

