Kemenaker Periksa Dugaan Potongan Uang Saku Magang
Kemenaker menyelidiki viralnya klaim pemotongan uang saku peserta Maganghub hingga 80 persen, sambil menegaskan sistem pencairan yang langsung dari pemerintah ke rekening peserta.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 4 September 2026, 19.24 WITA·👁 2 orang membaca· 0 hari ini · 14x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Kementerian Ketenagakerjaan kini memproses laporan mengenai dugaan pemotongan uang saku peserta program Maganghub hingga 80 persen, yang beredar luas di media sosial. Pihak kementerian telah menghubungi pengunggah informasi tersebut untuk verifikasi lebih lanjut, namun hingga saat ini belum mendapatkan respons. Penyelidikan dilakukan guna mengetahui keberadaan perusahaan yang diduga melanggar aturan dalam penyaluran insentif magang.
Sekretaris Jenderal Kemnaker menegaskan bahwa uang saku peserta Maganghub ditransfer secara langsung oleh pemerintah ke rekening pribadi peserta, dengan data yang diverifikasi berdasarkan nama lengkap dan Nomor Induk Kependudukan (NIK). Proses ini dirancang sedemikian rupa agar tidak memungkinkan intervensi dari pihak perusahaan dalam penyaluran dana. "Jika data rekening tidak sesuai NIK dan nama peserta, maka transfer tidak akan dilakukan," tegasnya.
Dengan sistem yang telah diterapkan, ia menilai tidak ada celah bagi perusahaan untuk melakukan pemotongan uang saku. Ia menegaskan bahwa jika terjadi perubahan aturan terkait insentif, pihak pusat akan segera menyampaikan informasi resmi kepada publik. Tidak ada mekanisme yang memungkinkan pihak perusahaan memotong dana yang seharusnya diterima peserta magang secara penuh.
Kementerian juga menekankan bahwa klaim yang beredar di ruang digital tentang potongan hingga 80 persen tidak sesuai dengan mekanisme operasional yang berlaku. Pihaknya tetap terbuka terhadap laporan valid dan siap melakukan tindakan jika ditemukan pelanggaran. Kepastian penyaluran dana tanpa potongan tetap menjadi prioritas dalam program magang nasional yang dijalankan secara transparan dan akuntabel.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Ledakan di Lapak Besi Tua, Tim Jibom Sterilisasi TKP
Tim Jibom Brimob Polda Babel melakukan sterilisasi lokasi ledakan di penampungan besi tua di Belitung untuk memastikan tidak ada ancaman susulan dan mengungkap penyebab kejadian.
25 Oktober 2026

Houthi Lancarkan Serangan Berulang ke Kota Suci, Pemimpin Masjidil Haram Kecam Keras
Sheikh Abdulrahman Al-Sudais mengecam keras serangan rudal dan drone Houthi terhadap Makkah dan Madinah, menyatakan pelanggaran terhadap kesucian tempat suci dan norma kemanusiaan internasional.
25 Oktober 2026

NASA Soroti Lonjakan Kebakaran di Papua dan Kalimantan
NASA mencatat kebakaran hutan dan lahan di Papua serta Kalimantan mencapai level tertinggi sepanjang 2026, didorong El Niño dan aktivitas manusia, dengan emisi karbon melampaui rekor sebelumnya.
25 Oktober 2026

Lula dan Bolsonaro Tutup Kampanye di Pantai Rio
Dua tokoh politik utama Brasil, Lula dan Flavio Bolsonaro, menutup kampanye pemilu dengan massa besar di kawasan pantai Rio de Janeiro, menyusul debat terakhir yang memperuncing persaingan.
25 Oktober 2026
Berita Lainnya

Lonjakan Pasien RS di Kalteng Akibat Kabut Asap, Kemenkes Percepat Bantuan Medis
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.29 WITA

Klaten Perluas Akses PAUD Dukung Wajar 13 Tahun
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.28 WITA

Operasi Modifikasi Cuaca Turunkan Polusi Selama Acara Besar
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.27 WITA

Presiden Tak Bisa Hentikan Gibran Secara Sepihak, Tegas Anggota DPR Gerindra
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.27 WITA

Tito Karnavian Masuk Lima Besar Menteri dengan Kinerja Terbaik
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.27 WITA

PDIP Respons Ajakan PKS Periksa Ijazah Wapres Gibran
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.26 WITA

Kumitra Jambore 2026 Dorong Integrasi UMKM Kalsel ke Pasar Nasional
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.26 WITA

OJK Sultra Perkenalkan INFINITY Dorong Inovasi Keuangan Digital
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.25 WITA

