Kemenaker Periksa Dugaan Potongan Uang Saku Magang
Kemenaker menyelidiki viralnya klaim pemotongan uang saku peserta Maganghub hingga 80 persen, sambil menegaskan sistem pencairan yang langsung dari pemerintah ke rekening peserta.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 4 September 2026, 19.24 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Kementerian Ketenagakerjaan kini memproses laporan mengenai dugaan pemotongan uang saku peserta program Maganghub hingga 80 persen, yang beredar luas di media sosial. Pihak kementerian telah menghubungi pengunggah informasi tersebut untuk verifikasi lebih lanjut, namun hingga saat ini belum mendapatkan respons. Penyelidikan dilakukan guna mengetahui keberadaan perusahaan yang diduga melanggar aturan dalam penyaluran insentif magang.
Sekretaris Jenderal Kemnaker menegaskan bahwa uang saku peserta Maganghub ditransfer secara langsung oleh pemerintah ke rekening pribadi peserta, dengan data yang diverifikasi berdasarkan nama lengkap dan Nomor Induk Kependudukan (NIK). Proses ini dirancang sedemikian rupa agar tidak memungkinkan intervensi dari pihak perusahaan dalam penyaluran dana. "Jika data rekening tidak sesuai NIK dan nama peserta, maka transfer tidak akan dilakukan," tegasnya.
Dengan sistem yang telah diterapkan, ia menilai tidak ada celah bagi perusahaan untuk melakukan pemotongan uang saku. Ia menegaskan bahwa jika terjadi perubahan aturan terkait insentif, pihak pusat akan segera menyampaikan informasi resmi kepada publik. Tidak ada mekanisme yang memungkinkan pihak perusahaan memotong dana yang seharusnya diterima peserta magang secara penuh.
Kementerian juga menekankan bahwa klaim yang beredar di ruang digital tentang potongan hingga 80 persen tidak sesuai dengan mekanisme operasional yang berlaku. Pihaknya tetap terbuka terhadap laporan valid dan siap melakukan tindakan jika ditemukan pelanggaran. Kepastian penyaluran dana tanpa potongan tetap menjadi prioritas dalam program magang nasional yang dijalankan secara transparan dan akuntabel.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Imos 2026 Siap Hadirkan Solusi Mobilitas Modern di Tangerang
Pameran sepeda motor terbesar Tanah Air bakal digelar 20–29 November 2026 di ICE BSD City, menawarkan inovasi teknologi dan beragam solusi mobilitas produktif bagi masyarakat.
8 September 2026

Dana Desa Rp40 T Siap Lunasi Cicilan Kopdes Merah Putih
Pemerintah menjamin pembayaran cicilan proyek Koperasi Desa Merah Putih tidak akan membebani bank negara berkat alokasi dana desa Rp40 triliun per tahun selama enam tahun.
8 September 2026

237 SPBU di Jatim, Bali, NTB, dan NTT Diberi Sanksi BBM Subsidi
Pertamina menerapkan sanksi terhadap 237 SPBU di lima wilayah karena pelanggaran penyaluran BBM bersubsidi hingga September 2026.
8 September 2026

7-10 Oktober 2026, Pameran Kesehatan Terbesar di Asia Tenggara Hadirkan Inovasi Berbasis AI
Hospital Expo 2026 di BSD City akan menampilkan lebih dari 600 peserta dengan teknologi kesehatan canggih berbasis kecerdasan buatan, termasuk alat bedah robotik dan deteksi risiko penyakit melalui analisis retina.
8 September 2026
Berita Lainnya

Wiper Tak Boleh Dinyalakan Saat Kaca Tertutup Abu Vulkanik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Perselisihan Antrean SPKLU Berujung Kekerasan Fisik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Chery AiMoga Ekspor 2.000 Robot ke Lebih dari 60 Negara
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Xiaomi Perkenalkan SUV Skynomad dengan Teknologi EREV di China
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Startup AS Siap Kirim Wahana ke Alpha Centauri dengan Modal Rp265 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.37 WITA

Dampak Ekonomi Gangguan Penerbangan Akibat Abu Vulkanik Bisa Capai Rp100 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Purbaya Perkenalkan Skema Pinjaman Infrastruktur Berbasis DBH
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Implementasi E20 Tahun 2028, Pemerintah Percepat Investasi Pabrik Etanol
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA


