Minggu, 25 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Kepala Negara dan Tokoh Pasar Modal Kunjungi BEI Pasca Anjloknya IHSG

Kunjungan mendadak sejumlah pejabat tinggi ke BEI terjadi setelah IHSG turun tajam hingga 11%, memicu penghentian sementara perdagangan.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Sabtu, 17 Oktober 2026, 09.24 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 134x dibuka
Kepala Negara dan Tokoh Pasar Modal Kunjungi BEI Pasca Anjloknya IHSG📷 CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Pada Jumat (16/10/2026), Bursa Efek Indonesia (BEI) menjadi lokasi kunjungan mendadak dari sejumlah tokoh penting di bidang keuangan dan pemerintahan. Kedatangan mereka menyusul penurunan tajam Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang mencapai lebih dari 11% dalam sesi perdagangan awal, memicu penghentian sementara aktivitas perdagangan di pasar modal. Kunjungan ini menunjukkan perhatian serius terhadap stabilitas sistem keuangan nasional.

Para pejabat yang hadir antara lain Kapolri, Ketua OJK, Ketua DPR RI, Kepala BP BUMN, serta CEO Danantara dan Kepala Eksekutif PMDK. Mereka langsung menuju ruang direksi BEI setibanya di gedung utama, menandakan kerja sama lintas sektor dalam mengantisipasi dampak krisis pasar. Kunjungan ini dilakukan secara koordinatif untuk meninjau langsung kondisi operasional dan memastikan respons instansi terkait terhadap krisis pasar yang terjadi.

Dalam keterangan resminya, Ketua DPR RI menegaskan bahwa lembaga legislatif turut mengawasi perkembangan isu di pasar modal dan mendukung langkah pembenahan struktural yang perlu dilakukan oleh regulator. Ia menekankan pentingnya transparansi dan kecepatan respons dalam menangani gejolak pasar agar kepercayaan investor tetap terjaga. Kunjungan ini juga menjadi bentuk komitmen bersama menjaga kestabilan ekonomi nasional.

Penghentian sementara perdagangan (trading halt) dilakukan tak lama setelah pembukaan pasar, sebagai respons terhadap volatilitas ekstrem yang melampaui ambang batas yang ditetapkan. Langkah ini merupakan mekanisme proteksi yang telah diatur oleh regulasi untuk mencegah kerusakan lebih luas. Pihak BEI dan regulator lainnya kini mempersiapkan langkah evaluasi menyeluruh guna mencegah terulangnya gejolak serupa di masa depan.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya