Kepercayaan Publik ke Pemerintahan Prabowo-Gibran Lebih Tinggi dari Kepuasan
Survei menunjukkan 64,8% masyarakat percaya pada pemerintahan Prabowo-Gibran, melampaui kepuasan terhadap kinerja sebesar 55,3%.
Redaksi iNarasikita·Senin, 19 Oktober 2026, 21.16 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 85x dibuka
📷 ANTARAKendari, ıNarasikita - Survei terbaru yang dilakukan oleh Poltracking Indonesia mengungkapkan bahwa tingkat kepercayaan publik terhadap pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka pada masa dua tahun pertama mencapai 64,8 persen. Angka ini lebih tinggi dibandingkan persentase kepuasan terhadap kinerja pemerintah yang berada di level 55,3 persen. Dalam analisis Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia Hanta Yuda AR, fenomena ini menunjukkan bahwa keyakinan masyarakat terhadap kepemimpinan masih kuat, meskipun hasil nyata dari kebijakan belum sepenuhnya memenuhi ekspektasi.
Kepuasan publik terhadap kinerja pemerintah tercatat stagnan sejak Agustus hingga Oktober 2026. Sebanyak 55,3 persen responden menyatakan puas, sementara 40,9 persen menyatakan tidak puas. Alasan utama kepuasan berasal dari bantuan sosial yang dianggap tepat sasaran (16,5 persen) dan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dirasakan manfaatnya langsung (15,0 persen). Di sisi lain, sebagian besar yang tidak puas menilai ekonomi belum stabil (18,9 persen), harga kebutuhan pokok tinggi (15,4 persen), serta bantuan yang tidak tepat sasaran (14,3 persen).
Dari segi bidang pemerintahan, tingkat kepuasan tertinggi dicatat pada pendidikan dengan 66,3 persen, disusul pertahanan dan keamanan serta sosial budaya (63,7 persen), kesehatan (62,1 persen), politik dan stabilitas nasional (53,6 persen), dan hukum serta pemberantasan korupsi (43,1 persen). Sementara ekonomi menjadi bidang dengan tingkat kepuasan terendah, hanya 36,8 persen. Masalah paling mendesak menurut masyarakat adalah harga kebutuhan pokok yang mahal (45,9 persen), diikuti kesulitan mencari pekerjaan (9,3 persen) dan pemberantasan korupsi (8,9 persen).
Hanta menekankan bahwa kepercayaan publik merupakan fondasi legitimasi pemerintahan, sementara kinerja yang nyata akan menentukan keberlanjutan kepercayaan tersebut. Ia menilai dua tahun pertama telah memasuki tahap konsolidasi kekuasaan, dan keberhasilan tiga tahun ke depan akan diukur dari kemampuan pemerintah menjawab ekspektasi masyarakat, meningkatkan kepuasan, memperkuat demokrasi, serta menunjukkan hasil konkret dari kebijakan yang diterapkan. Survei dilakukan secara tatap muka pada 30 September hingga 7 Oktober 2026 terhadap 1.220 responden di 38 provinsi menggunakan metode stratified multistage random sampling dengan margin of error ±2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Pemerintah dan Pertamina Percepat Siap Operasional Kilang RDMP Balikpapan
Pemerintah dan Pertamina memastikan kesiapan operasional Kilang RDMP Balikpapan dengan progres 99 persen, demi menjaga keandalan pasokan energi nasional.
24 Oktober 2026

Pemerintah Perkuat Rantai Pasok Pangan Hadapi Tantangan Iklim
Menteri Pertanian menekankan perlunya perbaikan rantai pasok pangan untuk mengatasi disparitas harga antara peternak dan konsumen di tengah ancaman iklim ekstrem.
24 Oktober 2026

48 Juta Keluarga Ditetapkan Jadi Penerima Bansos Digital hingga 2026
Pemerintah menargetkan 48 juta keluarga terdaftar dalam sistem Perlinsos Digital pada akhir 2026 sebagai bagian dari reformasi pendataan bantuan sosial.
24 Oktober 2026

Asep Surya Atmaja Dilantik Jadi Bupati Bekasi, Dedi Mulyadi Tekankan Layanan Kesehatan Prioritas
Asep Surya Atmaja resmi menjabat Bupati Bekasi definitif untuk sisa masa jabatan 2025–2030, dengan fokus utama pada peningkatan layanan kesehatan dan kesejahteraan warga asli.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Harga Emas Antam Turun Rp10 Ribu per Gram Hari Ini
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.26 WITA

Investor Desak MSCI Jelaskan Alasan Penurunan Status Pasar Indonesia
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.26 WITA

Suahasil Lantik Pejabat Baru, Sekjen Kemenkeu Diganti
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.25 WITA

Bahlil Dorong E50 untuk Kurangi Impor BBM
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.25 WITA

Pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Madya di Kemenkeu
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.25 WITA

Ibu 55 Tahun Ajak Anak Cari Kerja di Job Fair Jakarta
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.25 WITA

Transmart Gelar Full Day Sale, Diskon Elektronik Hingga Jutaan Rupiah
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.22 WITA

BI Siapkan Insentif Kredit untuk Sektor Baru Prioritas
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.22 WITA

