Keracunan MBG di Sidoarjo, DPR Minta Evaluasi Total SPPG
Anggota Komisi VIII DPR RI menegaskan tidak boleh ada lagi kasus keracunan MBG di pesantren, dan mendesak evaluasi menyeluruh terhadap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang terlibat.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 3 September 2026, 17.42 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Kasus keracunan akibat konsumsi Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menimpa ratusan santri di Pondok Pesantren Manbaul Hikam, Kabupaten Sidoarjo, menjadi perhatian serius bagi anggota Komisi VIII DPR RI. Dalam kunjungan ke Malang, ia menyampaikan keprihatinan mendalam atas insiden yang mengancam keselamatan anak-anak didik, menekankan bahwa kejadian semacam ini tidak boleh terulang di wilayah manapun di Indonesia.
Pihaknya menyoroti pentingnya memastikan standar operasional pelayanan dalam distribusi bantuan pangan secara ketat diterapkan. Ia menekankan bahwa kegagalan dalam proses pengawasan dapat berdampak langsung terhadap nyawa peserta didik, terutama di lingkungan pesantren yang menjadi tempat tinggal dan pendidikan bagi banyak anak muda. Keprihatinan ini muncul setelah Badan Gizi Nasional (BGN) mengambil tindakan tegas terhadap satu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Sidoarjo yang diduga menjadi penyebab keracunan.
Langkah penindakan terhadap SPPG yang terlibat dinilai sebagai bentuk respons cepat yang perlu dipertahankan dan diperkuat. Anggota DPR ini menegaskan bahwa evaluasi menyeluruh terhadap seluruh mekanisme pelayanan SPPG harus segera dilakukan, termasuk peninjauan terhadap prosedur pengadaan, pengolahan, dan pendistribusian paket makanan. Tujuannya adalah mencegah kegagalan sistemik yang bisa mengancam kesehatan publik secara luas.
Ia juga menyoroti pentingnya penanganan medis yang optimal bagi para korban. Seluruh santri yang mengalami keracunan telah mendapatkan perawatan intensif, dan kini dalam proses pemulihan. Pihaknya menekankan bahwa prioritas utama saat ini adalah kesembuhan para korban, serta transparansi dalam proses penanganan dan pemulihan yang harus terus dipantau secara akuntabel.
Dengan menekankan tanggung jawab bersama antara pemerintah pusat, lembaga teknis, dan pelaksana lapangan, ia menegaskan bahwa sistem bantuan pangan harus dirancang dengan prinsip keselamatan, akuntabilitas, dan keberlanjutan. Masa depan program MBG tergantung pada penerapan sistem yang ketat dan responsif terhadap setiap pelanggaran.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Abu Vulkanik Anak Krakatau Ganggu Ekonomi, Pemerintah Diminta Segera Respons
Erupsi Anak Krakatau picu gangguan transportasi hingga 2.961 penerbangan dibatalkan, berdampak pada pariwisata, logistik, dan pendapatan masyarakat, perlu respons terkoordinasi dari pemerintah.
9 September 2026

Indonesia Pionir B50, Eropa dan Jepang Pelajari Skema Suksesnya
Indonesia menjadi negara pertama di dunia yang menerapkan campuran solar B50, memicu minat belajar dari Jepang hingga negara Eropa terkait implementasi dan regulasinya.
9 September 2026

48 Jam Listrik Padam, Warga Gambia Aksi Massal Tuntut Presiden Mundur
Pemadaman listrik berkepanjangan selama 48 jam di Gambia memicu unjuk rasa besar-besaran di Banjul dan daerah lain, dengan massa menuntut presiden Adama Barrow mundur, sementara pihak berwenang mengaku penyebabnya adalah lonjakan beban dan gangguan teknis.
9 September 2026

Warga Bantaran Rel Senen Diberi Hunian Sementara oleh Pemerintah
Ratusan warga eks bantaran rel Senen kini tinggal di hunian sementara yang disediakan pemerintah, menandai realisasi program relokasi dan penataan kawasan.
9 September 2026
Berita Lainnya

Anak Rentan Iritasi Paru Akibat Abu Vulkanik
Rabu, 9 September 2026, 11.47 WITA

Wisata Bromo Tetap Beroperasi, Syuting Dibekukan Sementara
Rabu, 9 September 2026, 11.46 WITA

7 Langkah Alami Atasi Tenggorokan Gatal Akibat Abu Vulkanik
Rabu, 9 September 2026, 11.46 WITA

7 Makanan Alami Bantu Atasi Lendir di Tenggorokan Akibat Abu Vulkanik
Rabu, 9 September 2026, 11.44 WITA

Penjualan Motor Agustus 2026 Turun Signifikan
Rabu, 9 September 2026, 11.44 WITA

Penjualan Mobil Nasional Agustus 2026 Tumbuh, Toyota Puncaki Peringkat
Rabu, 9 September 2026, 11.44 WITA

Harga Apple Naik Akibat Kelangkaan Chip, Penjualan Tetap Stabil
Rabu, 9 September 2026, 11.37 WITA

Penjualan Mobil Capai Rekor Tertinggi, BYD Masuk Lima Besar
Rabu, 9 September 2026, 11.37 WITA


