KLBF Pertimbangkan Delisting EPMT Gagal Penuhi Free Float
Kalbe Farma mempertimbangkan penghapusan saham EPMT di BEI karena belum memenuhi ambang batas free float 15%, meski masih mengevaluasi solusi internal.
Redaksi iNarasikita·Senin, 14 September 2026, 15.34 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 3x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - PT Kalbe Farma Tbk. (KLBF) menyatakan sedang meninjau opsi penghapusan saham PT Enseval Putera Megatrading Tbk. (EPMT) dari bursa efek, menyusul belum terpenuhinya ketentuan free float minimal 15% yang ditetapkan oleh Bursa Efek Indonesia. Saat ini, persentase saham beredar EPMT baru mencapai 7,5%, jauh di bawah ambang batas yang wajib dipenuhi agar tetap tercatat secara resmi.
Pada perdagangan hari ini, harga saham EPMT turun signifikan 3,54% ke posisi Rp 2.450 per lembar, dengan kapitalisasi pasar sebesar Rp 6,6 triliun. Pergerakan ini mencerminkan ketidakpastian pasar terhadap status kepemilikan saham dan keberlanjutan listing emiten yang bergerak di sektor distribusi, logistik, serta perdagangan produk kesehatan tersebut.
Direktur KLBF, Kartika Setiabudy, menjelaskan bahwa meski upaya untuk meningkatkan free float masih berlangsung secara internal, perusahaan juga mempertimbangkan delisting sebagai alternatif jika target tidak tercapai dalam waktu yang wajar. Ia menegaskan komitmen perusahaan untuk tetap mematuhi regulasi pasar modal, termasuk kewajiban yang diberlakukan oleh otoritas pasar.
Kartika menekankan bahwa keputusan akhir akan didasarkan pada evaluasi menyeluruh terhadap perkembangan internal dan konsultasi dengan pemegang saham serta pelaku pasar. Perusahaan terbuka terhadap masukan guna memastikan keputusan yang diambil sesuai dengan aturan dan timeline yang ditetapkan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Asing Jual Bersih Rp664 Miliar, Tekanan Jatuhkan IHSG
Investor asing mencatat aksi jual bersih Rp664,34 miliar pada sesi I perdagangan, didorong pelemahan saham emiten tambang dan tekanan geopolitik global.
14 September 2026

Purbaya Dorong Optimalisasi Dana Daerah, Jangan Hanya Simpan di Bank
Menteri Keuangan meminta pemerintah daerah memaksimalkan penggunaan dana, bukan hanya menaruhnya di bank, demi pertumbuhan ekonomi yang lebih efektif.
14 September 2026

Menteri Keuangan Bantah Isu Pengalihan Payroll dari BPD ke Himbara
Menteri Keuangan menegaskan tidak ada kebijakan pengalihan penggajian ASN dari BPD ke Himbara, menanggapi teguran Mendagri akibat isu yang menyebar tanpa dasar.
14 September 2026

Penguatan Ekosistem Otomotif Indonesia di Tengah Tantangan Global
Forum diskusi bersama pelaku industri dan pemerintah membahas strategi memperkuat sektor otomotif nasional, khususnya kendaraan listrik dan ketahanan rantai pasok di tengah disrupsi global.
14 September 2026
Berita Lainnya

Hak Penumpang Saat Penerbangan Dibatalkan atau Terlambat
Senin, 14 September 2026, 15.46 WITA

BAIC Perluas Jaringan Dealer di Jakarta dan Wilayah Lain
Senin, 14 September 2026, 15.46 WITA

Sistem Ganjil-Genap BBM Subsidi Diberlakukan di Sulsel
Senin, 14 September 2026, 15.45 WITA

Penjualan Motor Nasional Turun Agustus, Industri Tetap Optimistis
Senin, 14 September 2026, 15.45 WITA

Motor dengan Tangki BBM Besar untuk Perjalanan Jauh
Senin, 14 September 2026, 15.45 WITA

Platform Digital yang Melanggar PP Tunas Siap Denda hingga Diblokir
Senin, 14 September 2026, 15.37 WITA

7.000 Kawasan Kumuh Masih Jadi Tantangan, AHY Soroti Penanganan Bertahap
Senin, 14 September 2026, 15.37 WITA

Cadangan Devisa RI Siap Tembus Rp147,5 Triliun
Senin, 14 September 2026, 15.36 WITA


