Kolaborasi Kemenekraf dan Viu Dorong Kreatif Lokal Berdaya Saing Global
Kemenekraf bersinergi dengan Viu untuk mengembangkan talenta kreatif di sektor film, animasi, video, dan musik melalui program pendampingan dan distribusi digital berbasis pasar global.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 2 September 2026, 16.43 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Kementerian Ekonomi Kreatif menggandeng Viu dalam inisiatif strategis untuk memperkuat kapasitas pelaku ekonomi kreatif Indonesia, khususnya di subsektor film, animasi, video, dan musik. Kolaborasi ini bertujuan mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional melalui penguatan daya saing produk kreatif di kancah global, sekaligus mendorong pencapaian empat indikator kinerja utama, termasuk ekspor, penyerapan tenaga kerja, investasi, dan kontribusi terhadap PDB.
Melalui pendekatan berbasis kapasitas, kemitraan ini menekankan pengembangan talenta melalui program bootcamp, kurasi kreator, serta pendampingan profesional. Tujuannya adalah membekali para kreator dengan keterampilan sesuai standar industri, sekaligus membuka akses distribusi ke pasar regional dan internasional melalui ekosistem Viu. Program Viu Co.Lab menjadi salah satu wadah utama, di mana kreator dari berbagai daerah diberi kesempatan mengasah keterampilan storytelling dan mendapatkan dukungan dari profesional di bidang produksi.
Pendekatan ini selaras dengan tiga program unggulan Kemenekraf, yaitu Aktivasi Desa Kreatif, Aktivasi Kreatif Hub, dan Creative by Indonesia. Dengan memanfaatkan kekuatan konten lokal dan budaya Indonesia, Viu berkomitmen menjadi platform distribusi yang mampu menjangkau audiens Asia Tenggara, sekaligus membangun IP budaya yang berdaya saing global.
Menteri Ekonomi Kreatif menegaskan bahwa sektor konten digital kini menjadi pilar utama dalam ekonomi kreatif, dengan pertumbuhan nilai ekonomi yang signifikan. Dengan kolaborasi ini, diharapkan muncul lebih banyak pelaku kreatif yang tidak hanya diterima di pasar domestik, tetapi juga mampu bersaing di tingkat internasional.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

PMI Manufaktur RI Masih di Zona Kontraksi
Aktivitas industri manufaktur Indonesia mengalami penurunan pada Agustus 2026, tercatat di level 49,8, menunjukkan penurunan aktivitas produksi.
9 September 2026

Imos 2026 Siap Hadirkan Solusi Mobilitas Modern di Tangerang
Pameran sepeda motor terbesar Tanah Air bakal digelar 20–29 November 2026 di ICE BSD City, menawarkan inovasi teknologi dan beragam solusi mobilitas produktif bagi masyarakat.
8 September 2026

Dana Desa Rp40 T Siap Lunasi Cicilan Kopdes Merah Putih
Pemerintah menjamin pembayaran cicilan proyek Koperasi Desa Merah Putih tidak akan membebani bank negara berkat alokasi dana desa Rp40 triliun per tahun selama enam tahun.
8 September 2026

237 SPBU di Jatim, Bali, NTB, dan NTT Diberi Sanksi BBM Subsidi
Pertamina menerapkan sanksi terhadap 237 SPBU di lima wilayah karena pelanggaran penyaluran BBM bersubsidi hingga September 2026.
8 September 2026
Berita Lainnya
Pemadaman Listrik Berlanjut di Kendari dan Konawe, Tertunda Hingga Malam Hari
Rabu, 9 September 2026, 11.21 WITA
ASN Tunggak Pajak Kendaraan Siap Dikenai Sanksi TPP
Rabu, 9 September 2026, 11.21 WITA
Kebiasaan Malam Sederhana Tingkatkan Kesehatan Kulit
Rabu, 9 September 2026, 11.21 WITA
Skandal Kuota Haji Rp622 Miliar Terungkap, Saksi Sebut Ada Instruksi Ketik Nama
Rabu, 9 September 2026, 11.21 WITA
Pemkot Kendari Tuntaskan Pembangunan Jembatan Wawo
Rabu, 9 September 2026, 11.20 WITA

KPK Diminta Telusuri Aliran Dana Kasus Tambang di Bombana
Rabu, 9 September 2026, 11.20 WITA

KPK Diminta Usut Tuntas Dugaan Korupsi di Tambang Nikel Kabaena
Rabu, 9 September 2026, 11.20 WITA

Abu Vulkanik Anak Krakatau Picu Iritasi Kulit, Ini Penjelasannya
Rabu, 9 September 2026, 07.45 WITA


