Kolaborasi Pemuka Agama Dorong Kerukunan di Jakarta Utara
Pemkot Jakut sinergikan tokoh agama dan masyarakat untuk jaga toleransi dan antisipasi konflik akibat informasi palsu di tengah keragaman penduduk.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 20 Oktober 2026, 23.00 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 22x dibuka
📷 ANTARAKendari, ıNarasikita - Pemerintah Kota Jakarta Utara meluncurkan inisiatif strategis untuk memperkuat kerukunan antarumat beragama melalui kemitraan dengan pemuka agama dan tokoh masyarakat. Kegiatan yang digelar secara rutin bertujuan menciptakan lingkungan sosial yang harmonis, khususnya di wilayah pelabuhan dengan keberagaman budaya dan latar belakang kepercayaan yang tinggi. Dalam pembukaan kegiatan, pejabat pemerintah menegaskan bahwa kerja sama lintas elemen masyarakat merupakan fondasi utama dalam menjaga stabilitas sosial di kota yang dinamis ini.
Asisten Pemerintahan Sekretaris Kota menyoroti tantangan yang muncul dari penyebaran informasi digital yang tidak terverifikasi, yang berpotensi memicu perpecahan. Ia menekankan pentingnya peran tokoh agama sebagai penjaga nilai-nilai moderat dan pencegah radikalisme melalui pendidikan berkelanjutan kepada umat. Dalam kesempatan itu, ia mengajak masyarakat untuk mengedepankan prinsip tabayun—memverifikasi informasi sebelum mempercayai dan menyebarkannya—sebagai bentuk tanggung jawab sosial.
Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Jakarta Utara menyatakan komitmen kuat untuk memperluas gerakan moderasi beragama hingga tingkat masyarakat. Ia menilai forum silaturahmi lintas agama menjadi wadah penting untuk membangun kepercayaan dan deteksi dini terhadap potensi konflik sosial. Menurutnya, harmoni tidak terjadi secara otomatis, melainkan harus dirawat melalui komunikasi terus-menerus dan saling pengertian antar kelompok.
Kegiatan ini diikuti oleh 100 peserta dari berbagai komponen masyarakat, termasuk FKUB, Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM), majelis lintas agama, tim terpadu pengawas ormas, serta perwakilan RW. Kepala Suku Kesatuan Bangsa dan Politik menyampaikan bahwa pembinaan ini berfungsi sebagai ruang evaluasi dan pemantapan kerja sama antarlembaga. Ia menegaskan bahwa kerukunan harus diperkuat berdasarkan nilai-nilai Pancasila dan UUD 1945 sebagai dasar negara yang menjunjung tinggi persatuan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

14 Lokasi Piknik Unik yang Menyuguhkan Sejarah dan Keindahan Tak Biasa
Berbagai tempat piknik di dunia menawarkan pengalaman berbeda, dari bekas tambang hingga reruntuhan kastel, dengan nuansa sejarah dan alam yang menarik.
24 Oktober 2026

16 Wilayah Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang Hari Ini
BMKG memperingatkan 16 wilayah di Indonesia berpotensi hujan lebat hingga sangat lebat serta angin kencang, didorong dinamika atmosfer regional dan lokal pada Sabtu (24/10).
24 Oktober 2026

Musim Hujan 2026/2027 Tiba Lebih Lambat, BMKG Peringatkan Potensi Bencana
Prediksi BMKG menunjukkan musim hujan di sebagian besar wilayah Indonesia mulai mundur hingga November hingga Desember, dengan risiko banjir dan longsor meningkat di akhir tahun.
24 Oktober 2026

NASA Tancap Gas untuk Misi Pendaratan Manusia di Bulan 2028
NASA menegaskan komitmen mendaratkan astronot di permukaan bulan pada 2028 melalui misi Artemis IV, dengan dukungan SpaceX dan Blue Origin dalam pengembangan wahana pendaratan.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Pezeshkian dan Putin Bahas Kerja Sama Ekonomi dan Geopolitik di Moskow
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Operasi Narkoba Jayapura Gagalkan Peredaran Ganja dan Amankan Senjata Ilegal
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Pemerintah Bangun 66 Hunian Tetap untuk Korban Bencana di Lhokseumawe
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Pengadilan Niaga Batalkan Sanksi KPPU ke 97 Pinjol
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Festival Jajanan Bango 2026 Dorong Pertumbuhan UMKM Kuliner
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

AsetKu Perkuat Literasi Keuangan Digital di Jakarta
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Nex Carlos Jajal Inovasi Kuliner Lokal di FJB 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Ekspor Kecap Indonesia Tembus 18,81 Juta Dolar AS hingga Agustus
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

