Kompolnas Tekankan Ungkap Aktor Intelektual Kericuhan 27 Agustus
Kompolnas mendorong Polda Metro Jaya mengungkap aktor intelektual, mobilisasi massa, dan pendanaan di balik kericuhan 27 Agustus 2026 yang menunjukkan pola serupa dengan peristiwa serupa pada 2025.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 4 September 2026, 16.49 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) kembali menyerukan agar penyidikan terhadap kericuhan 27 Agustus 2026 diperdalam hingga menemukan pihak-pihak yang berada di balik peristiwa, khususnya aktor intelektual yang diduga merancang aksi secara sistematis. Komisioner Kompolnas Choirul Anam menegaskan pentingnya mengungkap jaringan di balik mobilisasi massa dan dugaan pendanaan yang diduga menjadi pendorong utama kerusuhan, terutama pada malam hari. Ia menekankan bahwa penanganan yang hanya berhenti pada pelaku lapangan tidak cukup untuk mencegah kejadian serupa di masa depan.
Anam menyampaikan bahwa pola tindakan dalam peristiwa Agustus 2026 menunjukkan kesamaan dengan peristiwa serupa yang terjadi pada tahun sebelumnya, 2025. Ia menilai kemiripan ini bukan sekadar kebetulan, melainkan indikasi adanya skenario yang direncanakan secara matang. Oleh karena itu, ia meminta agar proses penyelidikan tidak hanya fokus pada pelaku langsung, tetapi juga menelusuri asal-usul penggerak, pendana, dan koordinator di tingkat strategis.
Pihaknya mengapresiasi langkah Polda Metro Jaya yang telah merilis sketsa dua pria yang diduga terlibat dalam penganiayaan warga di Pejompongan saat kericuhan. Namun, Anam menegaskan bahwa langkah itu masih belum cukup tanpa pendalaman terhadap aspek struktural seperti perencanaan dan pendanaan. Kompolnas menegaskan bahwa masyarakat menuntut kehadiran negara yang transparan dan tegas, bukan sekadar menangkap pelaku kecil, tetapi juga mengungkap jaringan yang lebih besar.
Polda Metro Jaya sebelumnya mengonfirmasi bahwa penyidikan sedang memperdalam dugaan adanya aktor intelektual, penyedia dana, serta penggerak massa yang diduga mengorganisir kerusuhan. Kombes Pol Iman Imanuddin, Direktur Reserse Kriminal Umum, menyatakan bahwa pola tindakan yang terjadi menunjukkan adanya perencanaan dan koordinasi, bukan tindakan spontan. Hingga saat ini, 47 orang telah ditetapkan sebagai tersangka atas perusakan fasilitas umum dan penganiayaan, sementara tiga lainnya ditangkap terkait perusakan kamera pengawas milik Pemprov DKI.
Kompolnas menegaskan akan terus memantau perkembangan penyidikan agar tidak terjadi kegagalan serupa di masa depan. Pihaknya menekankan bahwa negara harus mampu menjawab pertanyaan publik dengan kejelasan dan keberanian. Menurut Anam, penyelesaian kasus bukan hanya soal hukum, tetapi juga soal keadilan dan kepercayaan publik terhadap institusi keamanan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Imos 2026 Siap Hadirkan Solusi Mobilitas Modern di Tangerang
Pameran sepeda motor terbesar Tanah Air bakal digelar 20–29 November 2026 di ICE BSD City, menawarkan inovasi teknologi dan beragam solusi mobilitas produktif bagi masyarakat.
8 September 2026

Dana Desa Rp40 T Siap Lunasi Cicilan Kopdes Merah Putih
Pemerintah menjamin pembayaran cicilan proyek Koperasi Desa Merah Putih tidak akan membebani bank negara berkat alokasi dana desa Rp40 triliun per tahun selama enam tahun.
8 September 2026

237 SPBU di Jatim, Bali, NTB, dan NTT Diberi Sanksi BBM Subsidi
Pertamina menerapkan sanksi terhadap 237 SPBU di lima wilayah karena pelanggaran penyaluran BBM bersubsidi hingga September 2026.
8 September 2026

7-10 Oktober 2026, Pameran Kesehatan Terbesar di Asia Tenggara Hadirkan Inovasi Berbasis AI
Hospital Expo 2026 di BSD City akan menampilkan lebih dari 600 peserta dengan teknologi kesehatan canggih berbasis kecerdasan buatan, termasuk alat bedah robotik dan deteksi risiko penyakit melalui analisis retina.
8 September 2026
Berita Lainnya

Wiper Tak Boleh Dinyalakan Saat Kaca Tertutup Abu Vulkanik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Perselisihan Antrean SPKLU Berujung Kekerasan Fisik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Chery AiMoga Ekspor 2.000 Robot ke Lebih dari 60 Negara
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Xiaomi Perkenalkan SUV Skynomad dengan Teknologi EREV di China
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Startup AS Siap Kirim Wahana ke Alpha Centauri dengan Modal Rp265 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.37 WITA

Dampak Ekonomi Gangguan Penerbangan Akibat Abu Vulkanik Bisa Capai Rp100 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Purbaya Perkenalkan Skema Pinjaman Infrastruktur Berbasis DBH
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Implementasi E20 Tahun 2028, Pemerintah Percepat Investasi Pabrik Etanol
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA


