Kucing Liar Sering Mampir ke Rumah? Ini Penyebabnya
Kucing liar kerap muncul di sejumlah rumah karena adanya akses makanan, air, tempat aman, dan tanah yang cocok untuk buang air.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 1 September 2026, 20.46 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Kehadiran kucing liar di lingkungan perkotaan dan pedesaan kerap menjadi perhatian warga. Banyak yang bertanya-tanya mengapa hewan tersebut memilih lokasi tertentu untuk berkeliaran. Faktanya, rumah-rumah yang sering dikunjungi kucing memiliki ciri khas yang memenuhi kebutuhan dasar mereka, seperti makanan, air bersih, dan ruang yang aman untuk bersembunyi.
Salah satu alasan utama adalah tersedianya sumber makanan, baik secara langsung maupun tidak. Kucing liar bisa menemukan makanan dari sisa makanan yang terbuang, tempat sampah terbuka, atau bahkan mangsa alami seperti tikus dan burung. Meskipun tidak disengaja, perilaku manusia dalam mengelola limbah makanan turut memengaruhi kehadiran kucing di area tertentu.
Akses terhadap air juga menjadi faktor penarik. Kucing sangat memperhatikan ketersediaan air bersih, baik dari keran yang bocor, genangan air, maupun tempat penampungan sederhana. Karena mereka tidak mampu menahan haus dalam waktu lama, lokasi yang menyediakan air dengan mudah akan menjadi tujuan favorit.
Selain itu, kucing cenderung memilih tempat yang tenang dan minim ancaman. Rumah dengan lalu lintas kendaraan rendah, halaman yang tertutup, dan banyak tempat bersembunyi seperti di bawah perabot atau di balik tumbuhan menjadi tempat yang dianggap aman. Kucing tidak hanya mencari makanan, tetapi juga mencari perlindungan dari predator dan gangguan manusia.
Halaman dengan tanah gembur, pasir, atau media tanam juga menjadi daya tarik utama. Kucing memiliki kebiasaan alami untuk menggali tanah saat buang air besar, dan area yang tersembunyi di halaman sering kali dijadikan sebagai lokasi favorit. Preferensi ini didukung oleh pedoman dari organisasi kesehatan kucing profesional, yang menekankan pentingnya lingkungan yang sesuai dengan perilaku alami kucing.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

PMI Manufaktur RI Masih di Zona Kontraksi
Aktivitas industri manufaktur Indonesia mengalami penurunan pada Agustus 2026, tercatat di level 49,8, menunjukkan penurunan aktivitas produksi.
9 September 2026

Imos 2026 Siap Hadirkan Solusi Mobilitas Modern di Tangerang
Pameran sepeda motor terbesar Tanah Air bakal digelar 20–29 November 2026 di ICE BSD City, menawarkan inovasi teknologi dan beragam solusi mobilitas produktif bagi masyarakat.
8 September 2026

Dana Desa Rp40 T Siap Lunasi Cicilan Kopdes Merah Putih
Pemerintah menjamin pembayaran cicilan proyek Koperasi Desa Merah Putih tidak akan membebani bank negara berkat alokasi dana desa Rp40 triliun per tahun selama enam tahun.
8 September 2026

237 SPBU di Jatim, Bali, NTB, dan NTT Diberi Sanksi BBM Subsidi
Pertamina menerapkan sanksi terhadap 237 SPBU di lima wilayah karena pelanggaran penyaluran BBM bersubsidi hingga September 2026.
8 September 2026
Berita Lainnya

Google Maps Bantu Lacak Lokasi Orang Terdekat Secara Real-Time
Rabu, 9 September 2026, 15.36 WITA

Enam Gunung Api Meletus Bersamaan, Pakar Sebut Bukan Tanda Keterkaitan
Rabu, 9 September 2026, 15.36 WITA

Demonstran Serang Anggota Parlemen, Proyek Resor Kushner Jadi Sorotan
Rabu, 9 September 2026, 15.36 WITA

Indonesia Belum Siap Jadi Negara Maju Menurut Analisis Terbaru
Rabu, 9 September 2026, 15.36 WITA

Bank Sentral Global Perkuat Cadangan Emas di Tengah Ketegangan Geopolitik
Rabu, 9 September 2026, 15.35 WITA

Kapal Filipina Ditangkap di Sulawesi, 25 Rumpon Ilegal Dibongkar
Rabu, 9 September 2026, 15.35 WITA

BUK Migas Siap Jadi Pemimpin Utama Sektor Hulu
Rabu, 9 September 2026, 15.35 WITA

RUU Migas Dipercepat, BUK Jadi Fokus Utama
Rabu, 9 September 2026, 15.35 WITA


