Kunjungan Wisman Capai 10,58 Juta Hingga Agustus, Pemerintah Optimistis Prapandemi Tercapai Akhir Tahun
Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia mencapai 10,58 juta pada Januari–Agustus 2026, tumbuh 5,38 persen year-on-year, dan menjadi yang tercepat kedua di Asia Tenggara setelah Vietnam.
Redaksi iNarasikita·Senin, 19 Oktober 2026, 21.12 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 81x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Kinerja sektor pariwisata Indonesia menunjukkan kekuatan signifikan pada semester pertama tahun 2026, dengan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) mencapai 10,58 juta orang hingga bulan Agustus. Angka ini mencatat pertumbuhan tahunan sebesar 5,38 persen, menempatkan Indonesia sebagai negara dengan pertumbuhan tercepat kedua di antara lima ekonomi terbesar di kawasan Asia Tenggara, hanya kalah dari Vietnam. Pencapaian ini menjadi bukti ketahanan sektor yang terus bergerak meski dihadapkan pada tantangan ekonomi global dan ketegangan geopolitik.
Menteri Pariwisata menegaskan keyakinan bahwa target kunjungan wisman sebesar 16 hingga 17,6 juta pada akhir tahun dapat tercapai, bahkan kembali ke level prapandemi. Pernyataan ini disampaikan dalam forum Rapimnas dan Rakernas Gabungan Industri Pariwisata Indonesia di Jakarta, menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan pelaku industri untuk mempertahankan momentum pertumbuhan. Di sisi lain, pergerakan wisatawan nusantara (wisnus) juga mengalami kenaikan, mencapai 842,15 juta perjalanan, naik 4,29 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Peningkatan kualitas kunjungan tercermin dari tren pengeluaran wisatawan. Rata-rata pengeluaran per kunjungan atau Average Spending per Arrival (ASPA) tumbuh 6,36 persen, didukung oleh kenaikan devisa pariwisata sebesar 2,8 persen dibandingkan semester pertama 2025. Hal ini menunjukkan transformasi positif dari sekadar jumlah kunjungan menjadi dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat dan daerah tujuan wisata.
Indonesia juga meraih posisi strategis dalam berbagai indeks global. Di Global Muslim Travel Index (GMTI) 2026, negara ini menempati peringkat kedua dunia sebagai destinasi ramah wisatawan Muslim. Sementara itu, dalam Travel and Tourism Development Index (TTDI) 2026, Indonesia meraih skor 4,56, menempatkannya sebagai peringkat kedua di Asia Tenggara dan keenam di wilayah Asia Pasifik. Sejak Januari hingga September 2026, Indonesia berhasil meraih 157 penghargaan internasional, termasuk 47 hotel yang mendapatkan pengakuan Michelin Keys.
Pemerintah dan industri pariwisata kini menekankan pentingnya menjaga momentum dengan memperkuat kualitas layanan, memperluas konektivitas transportasi, serta mendorong pembangunan pariwisata yang berkelanjutan dan inklusif. Capaian ini menjadi dasar bagi langkah strategis di sisa tahun 2026 untuk memperkuat daya saing nasional dan memperluas pengaruh Indonesia di kancah pariwisata global.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Pemerintah dan Pertamina Percepat Siap Operasional Kilang RDMP Balikpapan
Pemerintah dan Pertamina memastikan kesiapan operasional Kilang RDMP Balikpapan dengan progres 99 persen, demi menjaga keandalan pasokan energi nasional.
24 Oktober 2026

Pemerintah Perkuat Rantai Pasok Pangan Hadapi Tantangan Iklim
Menteri Pertanian menekankan perlunya perbaikan rantai pasok pangan untuk mengatasi disparitas harga antara peternak dan konsumen di tengah ancaman iklim ekstrem.
24 Oktober 2026

48 Juta Keluarga Ditetapkan Jadi Penerima Bansos Digital hingga 2026
Pemerintah menargetkan 48 juta keluarga terdaftar dalam sistem Perlinsos Digital pada akhir 2026 sebagai bagian dari reformasi pendataan bantuan sosial.
24 Oktober 2026

Asep Surya Atmaja Dilantik Jadi Bupati Bekasi, Dedi Mulyadi Tekankan Layanan Kesehatan Prioritas
Asep Surya Atmaja resmi menjabat Bupati Bekasi definitif untuk sisa masa jabatan 2025–2030, dengan fokus utama pada peningkatan layanan kesehatan dan kesejahteraan warga asli.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Harga Emas Antam Turun Rp10 Ribu per Gram Hari Ini
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.26 WITA

Investor Desak MSCI Jelaskan Alasan Penurunan Status Pasar Indonesia
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.26 WITA

Suahasil Lantik Pejabat Baru, Sekjen Kemenkeu Diganti
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.25 WITA

Bahlil Dorong E50 untuk Kurangi Impor BBM
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.25 WITA

Pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Madya di Kemenkeu
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.25 WITA

Ibu 55 Tahun Ajak Anak Cari Kerja di Job Fair Jakarta
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.25 WITA

Transmart Gelar Full Day Sale, Diskon Elektronik Hingga Jutaan Rupiah
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.22 WITA

BI Siapkan Insentif Kredit untuk Sektor Baru Prioritas
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.22 WITA

