Sabtu, 24 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Letkol Arman Ditetapkan Tersangka Terkait Operasi Judi Online di Rumah Dinas

Letkol Inf Arman Jab resmi ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan penyalahgunaan rumah dinas untuk operasional judi online di Jakarta Timur.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Rabu, 21 Oktober 2026, 12.24 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 19x dibuka
Letkol Arman Ditetapkan Tersangka Terkait Operasi Judi Online di Rumah Dinas📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Letkol Inf Arman Jab, Kasi Intel Gartap 1 Jakarta, telah secara resmi ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penyalahgunaan rumah dinas yang diduga digunakan sebagai markas operasional judi online di Kompleks KPAD Cijantung, Jakarta Timur. Penetapan status tersangka dilakukan setelah penyelidikan menyertakan temuan bukti yang mengarah pada keterlibatan pihak militer dalam praktik ilegal tersebut.

Proses hukum kini sedang berjalan, dan Arman telah menjalani penahanan di Pomdam Jaya. Kepala Denpom Jaya, Kolonel Cpm Unggul Wahyudi, membenarkan bahwa tersangka disangkakan atas pelanggaran terkait penyewaan atau penggunaan fasilitas militer secara tidak sah. Ia menegaskan bahwa kasus ini tidak hanya melibatkan aspek hukum sipil, tetapi juga disiplin militer yang ketat.

Pemeriksaan di lokasi awalnya dilakukan pada 4 Oktober, ketika petugas menemukan sejumlah perangkat elektronik seperti 32 unit komputer dan 14 ponsel yang diduga digunakan untuk mengelola sistem judi online. Dari tempat tersebut, 11 orang warga sipil—termasuk enam laki-laki dan lima perempuan—diamankan dan dibawa ke Denpom untuk pemeriksaan lebih lanjut. Selain perangkat, sejumlah dokumen identitas seperti sembilan KTP juga turut disita sebagai barang bukti.

TNI AD menegaskan bahwa setiap prajurit yang terlibat dalam aktivitas ilegal, termasuk judi online, akan mendapat sanksi tegas sesuai dengan peraturan yang berlaku. Kepala Pusat Penerangan TNI, Mayor Jenderal TNI Muhammad Nas, menegaskan bahwa proses hukum berjalan secara independen dan akan menyesuaikan tingkat pelanggaran. Tindakan ini menunjukkan komitmen institusi terhadap penerapan disiplin dan integritas di lingkungan militer.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya