Lexus Siap Produksi SUV Listrik di China Mulai 2027
Toyota akan memproduksi SUV listrik Lexus di pabrik baru di Shanghai mulai musim gugur 2024, dengan target produksi awal 1.000 unit per bulan dan peningkatan signifikan hingga 2028.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 1 September 2026, 16.38 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Toyota Motor mengumumkan rencana produksi generasi terbaru SUV listrik bermerek Lexus di China mulai tahun 2027, sebuah langkah yang menyimpang dari praktik konvensional perusahaan yang selama ini mengembangkan teknologi baru terlebih dahulu di Jepang sebelum memperluas ke pasar global. Keputusan ini mencerminkan penyesuaian strategi terhadap dinamika pasar yang berubah, khususnya di wilayah China yang kini menjadi pusat penggerak pertumbuhan kendaraan listrik dunia.
Produksi akan dilakukan di fasilitas baru milik Toyota di Shanghai, dengan dimulainya operasional pada musim gugur tahun depan. Pada tahun pertama, kapasitas produksi ditargetkan mencapai sekitar 1.000 unit per bulan, kemudian ditingkatkan menjadi puluhan ribu unit per tahun menjelang 2028. Model ini akan dibekali dengan teknologi canggih, termasuk proses gigacasting yang memungkinkan pembentukan komponen bodi aluminium besar dalam satu tahap, mengurangi bobot hingga 20 persen sekaligus meningkatkan kekakuan dan efisiensi perakitan.
Pengembangan kendaraan listrik di China menandai pergeseran strategis dari pendekatan historis Toyota yang selalu memulai inovasi dari Jepang. Bahkan, pada musim semi ini, perusahaan menghentikan pengembangan model coupe listrik generasi baru yang awalnya dirancang di Jepang. Hal ini menunjukkan prioritas baru terhadap permintaan pasar China, yang didukung oleh tren tinggi terhadap SUV listrik dan persaingan ketat dari produsen lokal seperti BYD yang baru meluncurkan model SUV besar pada Juni.
Data riset GlobalData menunjukkan China menyumbang 60 persen dari total penjualan kendaraan listrik global tahun lalu, jauh melampaui Eropa dan AS, dengan proyeksi penjualan mencapai 11,41 juta unit pada 2030. Meski pasar EV di Jepang, Eropa, dan AS menghadapi tantangan, China tetap dipandang sebagai penentu dominasi global di sektor otomotif. Dengan strategi multi-pathway, Toyota berencana mempertahankan dominasi kendaraan hibrida dan bensin di pasar Jepang dan AS, sementara fokus penuh pada pengembangan EV di China.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Wiper Tak Boleh Dinyalakan Saat Kaca Tertutup Abu Vulkanik
Abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau yang menutupi kaca mobil berpotensi menyebabkan baret jika wiper digunakan secara salah, sebagaimana dijelaskan pakar otomotif ITB.
8 September 2026

Agustus 2026 Catat Rekor Penjualan Mobil Baru
Penjualan mobil baru di Indonesia mencapai rekor tertinggi sepanjang 2026, didorong lonjakan penjualan ritel dan momentum GIIAS yang sukses menarik minat konsumen.
8 September 2026

Penjualan Mobil Agustus 2026 Tembus Rekor 83 Ribu Unit
Penjualan mobil ritel di Agustus 2026 mencatat rekor tertinggi sepanjang tahun, melampaui angka 80 ribu unit, didorong oleh momentum GIIAS 2026 dan pertumbuhan tahunan signifikan.
8 September 2026

Pemerintah Siap Bangun Pabrik Motor Listrik Nasional
Pemerintah RI menegaskan komitmen membangun pabrik motor listrik sendiri melalui program MOLINAS demi percepatan industri hijau dan kemandirian teknologi nasional.
8 September 2026
Berita Lainnya

Abu Vulkanik Anak Krakatau Picu Iritasi Kulit, Ini Penjelasannya
Rabu, 9 September 2026, 07.45 WITA

Dua Masker Lebih Efektif? Ini Penjelasan Dokter Paru
Rabu, 9 September 2026, 07.44 WITA

Perlindungan Anabul Saat Hujan Abu Vulkanik
Rabu, 9 September 2026, 07.44 WITA

Lima Langkah Tangani Paparan Abu Vulkanik Secara Aman
Rabu, 9 September 2026, 07.43 WITA

Paparan Abu Vulkanik dan Risiko Silikosis, Ini Penjelasan Ahli
Rabu, 9 September 2026, 07.43 WITA

PAG Disejajarkan Singapura sebagai Pusat LNG Asia
Rabu, 9 September 2026, 07.37 WITA

Bandara Soekarno-Hatta dan Lokasi Lain Segera Beroperasi Kembali
Rabu, 9 September 2026, 07.37 WITA

Indonesia Pionir B50, Eropa dan Jepang Pelajari Skema Suksesnya
Rabu, 9 September 2026, 07.36 WITA


