Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Lima Bandara Kembali Beroperasi Usai Gangguan Abu Vulkanik

Lima bandara di wilayah Jabodetabek dan Jawa Barat resmi kembali beroperasi sejak Selasa dini hari, setelah sempat ditutup akibat dampak erupsi Gunung Anak Krakatau.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Selasa, 8 September 2026, 07.27 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Lima Bandara Kembali Beroperasi Usai Gangguan Abu Vulkanik
Foto: CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Operasional lima bandara di wilayah kerja Otoritas Bandar Udara Wilayah I Kelas Utama kembali dibuka mulai Selasa (8/9) dini hari. Penutupan sebelumnya dilakukan sebagai langkah pencegahan menyusul penyebaran abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau yang berdampak pada visibilitas dan keamanan penerbangan. Kembali beroperasinya fasilitas udara ini menandai pemulihan layanan penerbangan pasca gangguan.

Bandara Soekarno-Hatta (CGK), Halim Perdanakusuma (HLP), dan Husein Sastranegara (BDO) dibuka kembali pada pukul 00.01 WIB. Sementara Bandara Budiarto Curug dan Pondok Cabe dibuka lebih lanjut pada pukul 02.25 WIB, menyusul penilaian kondisi cuaca dan kelayakan operasional yang telah memenuhi standar keselamatan. Keputusan ini dikeluarkan setelah hasil pemantauan intensif terhadap konsentrasi abu vulkanik di atmosfer.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi secara langsung mengonfirmasi pembukaan kembali layanan penerbangan dari Terminal 1 Soekarno-Hatta. Ia menegaskan bahwa keputusan dibuka kembali dilakukan berdasarkan data teknis dari otoritas penerbangan dan kesiapan infrastruktur serta personel di lapangan. Kondisi penerbangan yang kembali normal diharapkan dapat mengurangi dampak perjalanan bagi penumpang dan operator maskapai.

Tiga bandara lainnya—Radin Inten II, M Taufik Kiemas, dan Salakanagara—masih menunda operasional hingga pukul 10.00 WIB, sesuai informasi resmi dari Otoritas Bandara Wilayah I. Penutupan sementara ini tetap berlaku untuk memastikan keselamatan penerbangan hingga kondisi atmosfer benar-benar kembali stabil.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya